Lance Armstrong dituntut Rp15 miliar

Harian Sunday Times di Inggris menuntut Lance Armstrong £1 juta setelah ia dijatuhi larangan bertanding seumur hidup dan kehilangan tujuh gelar Tour de France karena doping.
Armstrong, 41, menerima uang £300.000 sebagai kompensasi atas kasus pencemaran nama baik pada 2004 setelah harian itu menuduhnya melakukan kecurangan.
Badan Anti Doping AS (Usada) menemukan fakta bahwa Armstrong memimpin program doping "paling canggih" dalam olahraga.
Harian itu menuntut pengembalian uang denda £300.000 dengan bunga dan biaya legal.
Surat Sunday Times pada pengacara Armstrong berbunyi, "Sangat jelas bahwa denda itu tidak berdasar dan palsu. Pernyataan anda bahwa anda tidak pernah mengonsumsi obat peningkat performa adalah palsu."
David Walsh, penulis olahraga utama Sunday Times, pertama kali mengemukakan pertanyaan tentang Armstrong pada 1999, ketika ia menjuarai Tour de France untuk pertama kalinya.
Pada 2004, harian itu menerbitkan artikel yang mengatakan mereka tidak bersalah dalam mempertanyakan performa Armstrong dan semua telah terjawab dalam artikel tersebut.
Pengacara pembalap sepeda Amerika itu mengeluarkan pernyataan tertulis dan menyatakan artikel itu "palsu, curang dan dusta."
Sunday Times menyelesaikan permasalahan itu pada 2006.
Armstrong selalu membantah ia melakukan doping tetapi ia memilih untuk tidak melawan tuduhan Usada terhadap dirinya.









