Rakyat Jamaika menanti laga Usain Bolt dan Yohan Blake

Sumber gambar, AFP
Rakyat Jamaika bersiap menantikan pertandingan lari 100 meter antara dua bintang asal negara itu Usain Bolt dan Yohan Blake.
Rakyat di negara itu berkumpul di rumah sanak saudara untuk menyaksikan dua pelari tercepat negara itu turun di stadion Olimpiade, London, Minggu (05/08).
Bila tidak hujan, para pendukung akan berkumpul di stadion nasional dengan mengenakan seragam hijau, hitam dan keemasan untuk menyaksikan nomor sprinter 100 meter ini di layar besar.
Sebelumnya, atlet putri Jamaika Shelly Ann Fraser-Pryce berhasil mempertahankan rekor 100 meter dengan menundukkan atlet Amerika Carmelita Jeter dan Veronica Campbell Brown.
Ia mencatat waktu tercepat dengan 10,75 detik.
Selama Olimpiade berlangsung, rakyat di kepulauan Karibia itu telah berdebat siapa yang akan merebut emas di London, Bolt atau Blake.
'Kita lihat nanti'
Bolt merebut tiga medali emas dan menciptakan satu rekor dunia dalam Olimpiade Beijing empat tahun lalu.
Tetapi sejak itu, ia kehilangan gelar juara dunia dan rekor tidak terkalahkan.
Saat ditanya para wartawan apakah ia mampu mengikuti jejak Shelly-Ann Fraser-Pryce, Bolt menjawab, "Kita lihat nanti."
Para pendukung atletik berharap dalam nomor final 100 meter putra nanti Bolt akan mencatat waktu lebih cepat dibandingkan di Beijing.
Atlet lari lain yang akan turun dalam final yang akan dimulai pada pukul 21:55 waktu Inggris termasuk rekan satu negara Bolt, Asafa Powell dan atlet Amerika Tyson Gay.
Jamaika berharap tiga atletnya ini dapat merebut tiga medali sekaligus di London menjelang peringatan kemerdekaan ke-50 merteka dari Inggris yang jatuh pada hari Senin (06/08).









