Roy Hodgson bela para pemain Inggris

Ashley Cole

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Tendangan penalti Ashley Cole berhasil dimentahkan Gianluigi Buffon, Senin (25/6) dini hari.

Pelatih tim nasional Inggris, Roy Hodgson membela Ashley Young dan Ashley Cole yang gagal mengeksekusi penalti dalam babak perempat final Piala Eropa, di Stadion Olimpiade, Kiev, Senin (25/6) dini hari.

Akibat kegagalan duet Ashley itu, Inggris harus mengakui keunggulan Italia 2-4 lewat adu tendangan penalti.

Meski kedua pemain itu gagal melaksanakan tugasnya, Roy Hodgson tak mau membebankan kesalahan kepada keduanya.

"Setiap pemain bisa gagal menendang penalti. Tendangan Ashley Young mengenai mistar gawang dan tendangan Cole diselamatkan Buffon," ujar Hodgson.

Kepada BBC Sport Hodgson menegaskan reputasi seorang pemain tidak bisa dikaitkan dengan keberhasilan atau kegagalan adu tendangan penalti.

"Reputasi seorang pemain tak bisa dikaitkan hanya dengan empat pertandingan kami. Dan di empat pertandingan itu kami tidak pernah kalah," tambah Hodgson.

Meski gagal mengatasi Italia, Hodgson menegaskan, para pemainnya harus tetap bangga atas perjuangan mereka di Piala Eropa 2012 ini.

"Saya telah banyak belajar tentang para pemain, tekad dan dedikasi mereka. Dan faktanya mereka sepenuh hati membela Inggris," tambah mantan pelatih Liverpool itu.

"Mereka sudah menampilkan perlawanan heroik tak hanya malam ini (melawan Italia) tapi juga di tiga pertandingan sebelumnya," tegas Hodgson.

Sangat optimistis

Sementara itu, penjaga gawang Inggris Joe Hart mengatakan seluruh pemain Inggris saat memasuki lapangan sangat percaya diri bisa mengalahkan Gli Azzuri.

Kepercayaan diri itu, lanjut pemain Manchester City itu, masih dirasakan saat mereka harus melakukan adu tendangan penalti.

"Kami sangat yakin bisa memenangkan laga. Saya masuk lapangan dan nyatanya tidak bisa melakukan penyelamatan," kata Hart.

Dalam adu tendangan penalti, Hart memang tidak bisa menahan semua tendangan pemain Italia. Satu-satunya kegagalan Italia adalah ketika tendangan Riccardo Montolivo melebar.

Tetapi, Hart dengan jantan mengakui para pemain Italia memang lebih unggul ketimbang Inggris dalam laga tersebut.

"Italia sangat superior dalam menciptakan peluang. Namun kami bertahan dengan bagus," kenang Hart.

"Saya sering berlatih penalti bersama Mario Balotelli dan saya percaya diri. Tapi tendangan dia sangat bagus," pujinya.

"Kami memang kalah, namun saya kira kami tidak mengecewakan negara kami dan kami bisa beradaptasi dengan manajer," imbuh Hart.

Sebenarnya Hodgson sudah melakukan latihan tendangan penalti menghadapi laga perempat final untuk menghapus rekor buruk Inggris di adu penalti.

Usai tersingkir, laga kompetitif Inggris berikutnya adalah melawan Moldova 7 September dalam penyisihan Piala Dunia 2014.