Polisi tanyai Terry soal pelecehan rasial

Sumber gambar, PA
Kepolisian telah menanyai kapten timnas Inggris John Terry soal tuduhan pelecehan rasial yang dilakukannya terhadap Anton Ferdinand, demikian informasi yang diperoleh wartawan BBC.
Sebelumnya Terry menyangkal telah melakukan pelecehan rasial terhadap pemain QPR tersebut pada pertandingan tanggal 23 Oktober lalu.
Kepolisian Kota London membenarkan bahwa "pria berusia 30 tahun itu telah ditanyai seputar kejadian itu pada hari Jumat tanggal 25 November lalu namun dia tidak ditahan."
Selain pihak kepolisian, Federasi Sepakbola Inggris (FA) juga tengah menyelediki insiden tersebut.
Sejumlah orang mengaku telah melihat Terry mengeluarkan kata-kata berbau pelecehan rasial setelah menyaksikan tayang ulang rekaman pertandingan di Loftus Road.
Penjelasan Terry
Ferdinand sebelumnya telah memberikan pernyataan kepada FA dan mengatakan bahwa dia punya "perasaan kuat" tentang kejadian itu namun dia tidak akan menjelaskan detil soal peristiwa tersebut hingga FA mengeluarkan kesimpulannya.
Penyelidikan yang dilakukan oleh FA belum akan selesai hingga mereka mendapatkan data tambahan dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh polisi.
"Terkait kasus yang terjadi saat QPR menghadapi Chelsea, FA secara resmi tengah melakukan investigasi," demikian pernyataan resmi FA.
"Sehingga FA tidak akan berkomentar terkait kasus ini sampai polisi menyelesaikan penyelidikannya."
Dalam pernyataannya sesaat setelah pertandingan tersebut, Terry menggambarkan insiden itu sebagai bentuk kesalahpahaman dan menyatakan mereka yang menuduhnya telah "mendapatkan kesimpulan yang salah tentang konteks kata-kata yang dia sampaikan saat itu."
"Saya tidak akan mengeluarkan kata-kata seperti itu dan saya sedih orang-orang justru berpikiran berbeda," kata Terry.









