John Terry jalani pemeriksaan polisi

John Terry

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Kapten Chelsea John Terry dituduh melakukan pelecehan rasial terhadap Anton Ferdinand.

Kepolisian Metropolitan London memulai investigasi atas tudingan pelecehan rasial yang dilakukan kapten Chelsea, John Terry terhadap pemain Queen's Park Rangers, Anton Ferdinand.

Terry, 30, beberapa kali membantah telah melakukan pelecehan rasial atas Ferdinand saat Chelsea kalah 1-0 saat tandang di stadion Loftus Road, 23 Oktober lalu.

Sejumlah orang yang menyaksikan siaran televisi pertandingan itu mengklaim melihat Terry mengucapkan kata-kata bernada rasisme.

Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) menyatakan sudah menerima pengaduan soal masalah ini.

"Polisi menganggap insiden 23 Oktober itu melibatkan pelecehan rasial. Saat ini kasus tersebut tengah dalam penyelidikan," demikian pernyataan resmi kepolisian.

Kepolisian memerlukan waktu selama sepekan untuk memeriksa laporan masyarakat sebelum memutuskan untuk melakukan penyelidikan.

FA tak berkomentar

Sebelumnya, Anton Ferdinand mengatakan dia memiliki 'perasaan kuat' soal kasus ini namun tidak akan melakukan apapun hingga FA memutuskan masalah ini.

Ini berarti investigasi FA atas kasus ini tak bisa dilakukan sebelum polisi merilis hasil investigasinya.

"Terkait kasus yang terjadi saat QPR menghadapi Chelsea, FA secara resmi tengah melakukan investigasi," demikian pernyataan resmi FA.

"Kepolisian sudah menghubungi FA untuk memberitahukan mereka juga tengah menangani kasus yang sama," lanjut pernyataan itu.

"Sehingga FA tidak akan berkomentar terkait kasus ini sampai polisi menyelesaikan penyelidikannya."

Sementara itu manajer Chelsea Andre Villas-Boas sebelumnya menyatakan masalah itu sudah diselesaikan secara baik-baik antara Terry dan Ferdinand.