Sponsor Piala Dunia "tidak sehat"

FIFA mencetak "gol bunuh diri" dengan menyetujui berbagai produk yang dinilai tidak sehat sebagai sponsor Piala Dunia.
Penilaian ini antara lain dikemukakan oleh Dana Riset Kanker Dunia setelah FIFA menyepakati perjanjian sponsor dengan Coca Cola, McDonalds, dan Budweiser.
Dana Riset Kanker Dunia menyatakan perhelatan akbar seperti Piala Dunia seharusnya dimanfaatkan untuk mendorong gaya hidup yang lebih aktif dan sehat.
"Tidak diragukan lagi bahwa sepak bola bisa menjadi alat yang efektif untuk memerangi obesitas di kalangan anak-anak. Ini adalah cabang olahraga yang membutuhkan gerakan badan secara aktif," kata Teresa Nightingale dari Dana Riset Kanker Dunia.
Ia menambahkan banyak anak yang terinspirasi dengan kepiawaian Wayne Rooney dan Lionel Messi dan meniru permainan mereka di halaman belakang atau di taman-taman kota.
"Persis seperti yang dilakukan oleh para kakek mereka ketika meniru Maradona dan Pele."
Sayangnya, tambah Nightingale, FIFA memilih bermitra dengan beberapa perusahaan seperti Coca Cola, McDonalds, dan Budweiser.
Dampak iklan
Piala Dunia diperkirakan ditonton oleh 200 juta orang di seluruh dunia dan tidak sedikit orang yang diyakini terpengaruh dengan produk yang diiklankan di turnamen ini.
"Mempromosikan aneka produk yang tidak sehat ini sama halnya dengan mencetak gol bunuh diri," tegas Nightingale.
Ia sadar bahwa perjanjian kontrak sponsor ini tidak bisa dibatalkan namun pihaknya berharap ke depan FIFA bisa mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menggandeng perusahaan-perusahaan yang menghasilkan aneka produk yang dinilai tidak sehat.
Menanggapi komentar Dana Riset Kanker Dunia ini, Ian Barber dari Asosiasi Iklan mengatakan tanpa dukungan sponsor, masyarakat tidak akan bisa menikmati banyak perhelatan olahraga.
"Selain itu berbagai perusahaan juga mendanai aneka kegiatan yang ditujukan mendorong gaya hidup sehat," kata Barber.
"Jika kita serius ingin mengatasi masalah obesitas di kalangan anak, kita harus mencari cara-cara lain untuk mendorong anak menerapkan gaya hidup yang lebih aktif dan sehat."
FIFA mengatakan mereka telah memiliki berbagai proyek yang memanfaatkan popularitas sepak bola untuk membantu mengatasi masalah kesehtan global.









