Dua klub Cina direlegasi karena korupsi

Pendukung sepakbola Cina
Keterangan gambar, Tim nasional sepakbola Cina berada pada peringkat 87 dunia

Asosiasi Sepakbola Cina memutuskan untuk merelegasi dua klub dari Liga Super ke divisi dua karena skandal korupsi.

Keduanya dituduh terlibat pengaturan skor dan perjudian, seperti dilaporkan kantor berita milik pemerintah Cina, Zhongguo Xinwen She

Sanksi tersebut merupakan yang terberat sejauh ini sehubungan dengan penyelidikan atas korupsi dalam sepakbola Cina.

Salah satu diantaranya, Chengdu Blades, merupakan milik klub Inggris Sheffield United yang kini berada di Liga Championship Inggris, satu tingkat di bawah Liga Primer.

Tahun 2006 Sheffield United membeli mayoritas saham di Chengdu Blades dengan harapan bisa mengembangkan sepakbola di Cina dan sekaligus membina bakat-bakat baru.

Musim berikutnya Chengdu sudah berhasil naik ke Liga Super.

Keberhasilan itu disambut sebagai buah dari hubungan inovatif, yang membantu Chengdu menjadi kekuatan dalam sepakbola Cina.

Namun diduga promosi itu berbau skandal pengaturan pertandingan dan Chengdu kena degradasi.

Presiden Cina, Hu Jintao
Keterangan gambar, Presiden Hu Jintao mengungkapkan keprihatinan atas sepakbola Cina

Klub lain yang terkena relegasi adalah Guangzhou PRC, juga karena tuduhan pengaturan hasil pertandingan.

Bisa disuap

Kantor berita pemerintah Cina melaporkan klub itu menyuap tim lawan dalam sebuah pertandingan yang menentukan untuk menjamin Chengdu naik ke Liga Super.

Presiden Direktur Chengdu, Xu Hongtao, dan wakilnya sudah ditangkap sebagai bagian dari upaya untuk memberantas korupsi dalam sepakbola Cina.

Dua puluh pejabat dan pemain sepakbola Cina diduga terlibat, termasuk mantan Ketua Asoasiasi Sepakbola Cina, Nan Yong.

Polisi dan petugas pajak mengatakan para pemain dan wasit bisa disuap untuk mengatur pertandingan sementara pemain membayar senilai £ 10.000 atau sekitar Rp 150 juta untuk bisa masuk tim nasional.

Tahun lalu Presiden Presiden Hu Jintao mengungkapkan keprihatinan atas kondisi sepakbola Cina.

Ketika Cina menjadi perhatian dengan prestasi atlitnya dan juga penyelenggaraan Olimpiade, tim sepakbolanya berjuang di posisi 87 dunia.

Jurubicara Chengdu mengatakan kepada BBC bahwa klub menyambut baik upaya-upaya untuk membersihkan olahraga dan tidak akan mengajukan banding atas keputusan relegasi itu.

Dia menambahkan bahwa pertandingan yang menjadi masalah itu masih dalam penyelidikan oleh polisi.