Permainan meyakinkan Tontowi/Liliyana berbuah emas

Pasangan Tontowi/Liliyana sejak awal terus memimpin saat melawan pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsi

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih medali emas di nomor ganda campuran Olimpiade Rio dalam pertandingan final yang bersamaan dengan Hari Kemerdekaan, 17 Agustus,
Chan Peng Soon/Goh Liu Ying

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, meraih medali perak setelah dikalahkan Tontowi/Liliyana dengan angka 21-14 dan 21-12.
Zhang Nan/Zhao Yunlei

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Peraih medali emas Olimpiade London, Zhang Nan/Zhao Yunlei, kali ini hanya merebut perunggu setelah mengalahkan rekan satu negara, Xu Chen/Ma Jin dengan angka 21-7 dan 21-11
Tontowi/Liliyana

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Tontowi/Liliyana main dengan penuh keyakinan dan memimpin terus sejak awal memimpin pertandingan
Tontowi/Liliyana

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Selain warga Indonesia yang tinggal di Brasil, beberapa atlet Indonesia yang masih berada di Rio ikut mendukung Tontowi/Liliyana.
Tontowi/Liliyana

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Medali emas di Olimpiade Rio ini merupakan lompate besar bagi Tontowi/Liliyana, yang tidak meraih medali di Olimpiade London 2012.
Tontowi/Liliyana

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Sejak awal pasangan Tontowi/Liliyana memang diperkirakan akan menang atas Chan/Goh.
Tontowi/Liliyana

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Sebelum pertandingan final, Tontowi/Natsir menang delapan kali atas Chan/Goh dari sembilan pertemuan meraka selama ini.
Tontowi/Liliyana

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Medali emas Tontowi/Liliyana menjadi satu-satunya medali emas Indonesia di Olimpiade Rio.
Chan/Goh

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying menghadapi kesulitan untuk mengimbangi permainan Tontowi?/Liliyana.