Cerita para eksil 1965: 'Identitas dicabut, seolah nyawa dicabut'

Sejumlah orang Indonesia yang tertahan pulang akibat Peristiwa 1965 bercerita tentang bagaimana sakitnya hidup tanpa identitas setelah paspor dicabut.

Ibrahim Isa, salah seorang di antaranya yang saat ini tinggal di Belanda mengatakan paspor dicabut seperti 'nyawa tercabut.

"Ketika paspor tidak ada, identitas saya dicabut, menjadi orang eksil itu, seolah nyawa saya dicabut, sakit sekali," kata Ibrahim Isa.

Laporan wartawan BBC Indonesia Endang Nurdin.