Cucu eksil: Peristiwa 1965, sejarah yang tak boleh dilupakan

Cucu Ibrahim Isa, eksil Indonesia yang tinggal di Belanda, Maya Keuning mengatakan Peristiwa 1965 merupakan sejarah yang tak boleh dilupakan khususnya bagi generasi muda.

Maya, mahasiswa kedokteran di Universitas Amsterdam, mengatakan mendengar pembunuhan pada 1965-1966 setelah beranjak dewasa dari opanya.

"Mengerikan" dan "menyedihkan" mendengar orang dapat melakukan hal itu satu sama lainnya, kata Maya.

Ibrahim Isa, merupakan satu dari <link type="page"><caption> ratusan eksil Indonesia yang tinggal di luar negeri</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/09/150928_indonesia_lapsus_eksil_bui" platform="highweb"/></link> setelah paspor mereka dicabut menyusul G30S 1965.