Filipina dihantam topan Nesat

Rangkaian foto warga Filipina yang menghadapi topan Nesat, yang sejauh ini menewaskan seorang bayi berusia 22 bulan sementara empat lain masih hilang.

Banjir di Manila
Keterangan gambar, Kendaraan bermotor menerobos jalanan yang banjir di Manila, Selasa 27 September 2011, yang diakibatkan oleh serangan topan Nesat.
Menuju tempat penampungan sementara
Keterangan gambar, Berbagai jenis angkutan digunakan untuk membawa anak-anak ke tempat penampungan sementara di ibukota Manila, yang mengalami banjir dan aliran listrik terputus sehingga sebagian kegiatan terhenti.
Banjir diFilipina
Keterangan gambar, Penduduk memperkuat rumah mereka untuk menghadapi serangan topan Nesar. Pemerintah Filipina sudah mengungsikan ribuan warga Manila mengungsi.
Naik becak bermotor ke tempat pengungsian
Keterangan gambar, Dengan menggunakan becak, satu keluarga mengungsi dari hantaman Topan Nesat yang mencapai daratan Selasa pagi di Provinsi Isabela dan Aurora, yang terletak di semenanjung Pasifik, dengan kekuatan mencapai 170km/jam.
Mengungsikan harta benda
Keterangan gambar, Satu keluarga yang tinggal tidak jauh dari pantai mengungsikan barang-barang mereka dari badai banjir yang dibawa oleh topan Nesat, yang sejauh ini menyebabkan satu korban jiwa dan empat lainnya hilang.
Ternak ikut mengungsi
Keterangan gambar, Ternak ikut juga diungsikan oleh warga di San Mateo Rizal, di sebelah timur Manila, yang dilanda banjir besar.
Kapal terlempar karena topan Nesat
Keterangan gambar, Sebuah kapal terlempar ke daratan karena topan Nesat di pelabuhan Navotas, di sebelah utara ibukota Manila.
Pohon tumbang di jalan
Keterangan gambar, Para pekerja berupaya menyingkirkan pohon yang menghalangi jalan di Manila. Bursa saham Filipina dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Manila ditutup karena topan Nesat memutus aliran listrik.