Samsung hentikan produksi ponsel Galaxy Note 7?

Samsung disebut telah menghentikan produksi telepon seluler Galaxy Note 7 di tengah berbagai klaim bahwa peranti pengganti masih memiliki masalah pada baterai.
Kabar penghentian produksi Galaxy Note 7 dilaporkan kantor berita Reuters dan Yonhap setelah mengutip sejumlah pejabat yang tidak disebutkan namanya.
Kepada BBC, Samsung menyatakan tidak bisa mengonfirmasi atau membantah kabar tersebut.
- <link type="page"><caption> Samsung tunda lagi penjualan Galaxy Note 7 </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/09/160926_majalah_samsung_penjualan_kembali" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Samsung Galaxy Note 7 bisa dipakai lagi minggu depan </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/09/160913_majalah_samsung_galaxy" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Garuda larang penumpangnya operasikan Galaxy Note 7</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/09/160911_indonesia_garuda_larang_samsunggalaxy" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, AFP
Perusahaan asal Korea Selatan itu menarik ponsel Note 7 pada September dan berupaya meyakinkan para pelanggan bahwa peranti yang digantikan telah aman.
Namun, hingga kini ada sejumlah laporan bahwa ponsel yang digantikan pun mengeluarkan asap. Hal ini terjadi di sebuah pesawat penerbangan domestik dan di kamar seorang pria. Kedua insiden berlangsung di AS.
“Kami terus bergerak cepat untuk menyelidiki kasus-kasus yang dilaporkan demi menentukan penyebabnya. Kami akan berbagi hasil temuan secepat mungkin. Jika kami mendapat kesimpulan bahwa ada masalah keselamatan produk, kami akan bekerja sama dengan Komisi Keselamatan Produk Konsumen AS guna mengambil langkah segera dalam menangani situasi,” sebut pernyataan Samsung.
Dua penyedia layanan telekomunikasi AS, AT&T dan T-Mobile, menyatakan tidak akan menggantikan peranti Galaxy Note 7 dengan yang baru.





