Kisah penderita kanker yang memilih keliling Amerika ketimbang diobati

Sumber gambar, Ramie Liddle
Ketika Norma Bauerschmidt, 90 tahun, didiagnosis dengan kanker stadium akhir, naluri membuatnya memutuskan menolak perawatan dan mencari cara lain yang lebih positif untuk menghabiskan sisa hidupnya.
Maka perempuan itu melakukan perjalanan terbesar sepanjang hidupnya dan, tanpa disengaja, menjadi populer di internet ketika laman Facebook tentang perjalanannya menarik perhatian lebih dari 440.000 pengikut.

Sumber gambar, Ramie Liddle
Bauerschmidt dari Michigan menghabiskan lebih dari setahun di jalanan bersama anaknya, Tim, serta menantunya, Ramie Liddle, dalam rumah mobil; sebelum ia tutup usia pekan lalu.
Mereka bepergian sejauh lebih dari 20.000km dan mengunjungi 34 negara bagian.
- <link type="page"><caption> Seorang balita bertahan hidup di dalam hutan Siberia selama tiga hari</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2016/09/160923_majalah_bocah_siberia" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Hampir sepertiga warga Jepang berusia 65 tahun ke atas </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2016/09/160919_majalah_jepang_manula" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Apa saja yang gratis di negaramu, tetapi tidak di negaraku?</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/vert_tra/2016/09/160918_vert_tra_gratis_perjalanan" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, Ramie Liddle
Petualangan mereka dimulai pada Juli 2015, ketika dokter mendiagnosis Bauerschmidt dengan kanker stadium akhir.
Kabar itu ia terima dua hari setelah suaminya, Leo, meninggal dunia.
Menantunya mengatakan: “Tim dan saya telah hidup di jalan selama dua tahun, dan kami mengundang ibu mertua saya untuk hidup bersama kami setelah suaminya meninggal.”
“Ia memikirkan ajakan itu semenit setengah, lalu mengatakan, ‘ya’. Ia siap bertualang.”

Sumber gambar, Ramie Liddle
“Satu hal yang pertama kami lakukan ialah membelikannya kursi roda, dan itu menjadi tiket untuk kebebasannya,” kata Liddle.
“Sejak itu, kami dapat berjalan-jalan, bertamasya, atau melakukan apapun yang ia mau.”
Laman Facebook Driving Miss Norma merupakan ide Liddle.
“Awalnya hanya supaya keluarga tahu di mana kami, namun Norma benar-benar terkejut ketika ia menjadi populer,” tuturnya.

Sumber gambar, Ramie Liddle
Liddle mengatakan mereka telah bepergian dari tempat ke tempat, singgah satu hari hingga sebulan, tergantung perasaan mereka.
Dan seiring pengikut Bauerschmidt di Facebook terus bertambah, mereka mulai mendapatkan undangan ke banyak acara dan pertemuan – termasuk pertandingan basket Atlanta Hawks dan makan malam di rumah warga.
Keluarga itu bepergian keliling Amerika – memanen kacang hazelnut di Friday Harbour di Washington, ikut serta Parade Hari St Patrick di Hilton Head, Carolina Selatan, mengunjungi Taman Nasional Yellowstone dan menyusuri pesisir Massachusetts.
Mereka melewati jalur bawah tanah untuk mengunjungi Tambang Emas Consolidated di Georgia dan Bauerschmidt bahkan berhasil memenuhi salah satu ambisi terbesarnya ketika ia terbang dengan balon udara di Florida.
“Selama setahun ke belakang, kami telah melihat orang-orang terbaik dari yang terbaik di negara ini,” katanya.

Sumber gambar, Ramie Liddle

Sumber gambar, Rammie Liddle
Liddle mengatakan ibu mertuanya orang yang sangat sederhana, tanpa keinginan besar, namun ia benar-benar tahu apa yang terpenting baginya.
“Ia berbahagia di tahun terakhirnya, dan ia wanita yang sangat sederhana, yang tidak pernah menginginkan perhatian apapun semasa hidupnya,” kata Liddle.
“Dan itulah indahnya cerita ini – ia hanya menjadi dirinya sendiri.”









