Penyelamatan gajah hanyut terhambat 'para penonton'

Sumber gambar, AFP
Pihak berwenang di Bangladesh mengatakan akan berupaya menyelamatkan seekor gajah yang hanyut pada malam hari karena kerumunan orang menghambat penyelamatan saat siang hari.
Gajah yang berasal dari India itu terperangkap ke dalam sungai yang sedang banjir beberapa pekan lalu dan hanyut terbawa sampai seratus kilometer lebih ke wilayah Bangladesh.
Dia masih terperengkap di dalam air setinggi satu setengah meter dengan kondisi yang makin melemah di Sarishabari, kawasan Jamalpur, sekitar 150 kilometer dari ibukota Dhaka.
- <link type="page"><caption> Gadis cilik tewas dilempar batu oleh gajah di kebun binatang Maroko</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/07/160729_majalah_gadis_dilempar_batu_gajah" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Manusia purba menyantap kepala gajah sebagai sumber gizi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/07/160626_vert_earth_kepalagajah" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Benarkah gajah takut dengan tikus?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/vert_earth/2015/07/150716_vert_earth_gajah_1" platform="highweb"/></link>
Inspektur kehutananan Asim Malik mengatakan kepada BBC bahwa timnya akan berupaya membawa gajah ke luar dari sungai pada malam hari ketika orang-orang sudah membubarkan diri.
Gajah yang malang namun mendapat perhatian dari banyak orang itu akan dibius lebih dulu sebelum di bawa ke daratan kering.
Setiap harinya diperkirakan lebih dari 10.000 orang menonton gajah tersebut dari jarak dekat sehingga upaya penyelamatan tidak mungkin ditempuh.
Sementara sang gajah dilaporkan tampak semakin lemah sampai tidak bisa mengangkat belalainya lagi.
Petugas lingkungan India pekan lalu sudah tiba di Bangladesh untuk membantu upaya penyelamatannya.










