Pria Belanda rela menunggu 10 hari di bandara demi kekasih

Sumber gambar, weibo
Alexander Pieter Cirk, 41 tahun, baru-baru ini terbang dari Belanda ke provinsi Hunan di Cina berharap akan bertemu kekasihnya, seorang perempuan Cina yang dikenal lewat internet dan hanya dikenal dengan nama Zhang.
Namun, harapannya pupus setelah harus menunggu 10 hari di Bandara Changsa karena kekasihnya tidak datang.
Pria itu mengatakan kepada media Cina bahwa dia bertemu Zhang, 26 tahun, di sebuah aplikasi internet dua bulan lalu dan sejak itu percintaan mereka berkembang.
Dia memutuskan untuk mengunjungi Zhang, tapi sesampainya di Hunan tidak ada seorang pun yang datang menemui dia.
- <link type="page"><caption> Cina tindak pemalsuan situs perjodohan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/02/150213_majalah_cina_jodoh" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Pilihan nama kunci sukses cari jodoh di dunia maya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150706_majalah_cina" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Perceraian meningkat di Cina 'akibat' media sosial</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150706_majalah_cina" platform="highweb"/></link>
Pria itu menolak untuk meninggalkan bandara selama 10 hari, dan akhirnya dibawa ke rumah sakit karena keletihan fisik, berdasarkan laporan dari Hunan TV.
Zhang dihubungi oleh saluran TV tersebut, sehari setelah laporan itu muncul, dan mengatakan bahwa dia pikir ini hanyalah lelucon semata.
"Kami tadinya memiliki hubungan percintaan, tapi kemudian dia seperti sedikit ogah-ogahan terhadap saya," kata Zhang kepada Hunan TV.

Sumber gambar, Weibo
"Suatu hari dia tiba-tiba mengirimi saya foto tiket pesawatnya dan saya pikir itu hanyalah gurauan. Dia tidak menghubungi saya setelah itu," tambah Zhang.
Zhang juga menjelaskan bahwa saat Alexander tiba di bandara, dia sedang pergi untuk menjalani bedah plastik di provinsi lain dan mematikan teleponnya.
Komentar pengguna internet
Mayoritas pengguna media sosial setempat, Weibo, menunjukkan pendapat mereka tentang keganjilan tindakan Alexander.
"Dia pasti bodoh, kenapa ada orang yang bertindak demikian?" tanya salah satu pengguna.
"Tidakkah dia tahu segala hal di Cina itu palsu?" ujar pengguna lain.
"Mungkin Zhang sudah pergi ke bandara, melihat bagaimana rupa Alexander, dan seketika itu juga dia kembali pulang," salah satu pendapat lainnya.

Sumber gambar, Weibo
Namun, beberapa orang menyatakan simpati mereka.
"Dia adalah pria yang menjalani hubungannya dengan serius, janganlah bermain-main dengan perasaannya," kata seorang pengguna situs.
"Jika Anda (Zhang) tidak menginginkannya lagi, katakan kepadanya jadi dia bisa pulang."
Alexander dijadwalkan kembali ke negaranya awal minggu ini. Zhang dilaporkan bahwa dia benar-benar ingin menemuinya setelah dia pulih dari operasi plastiknya, dia juga mengatakan masih ingin meneruskan hubungan mereka.









