Pangeran Harry menyesal tidak segera bicarakan kematian ibunya

harry

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Pangeran Harry pada acara Heads Together badan kemanusiaan untuk kesehatan jiwa.

Pangeran Harry mengatakan dirinya menyesal karena baru berbicara tentang pengaruh kematian ibunya, Putri Diana, terhadap dirinya tiga tahun lalu.

Putri Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris, Agustus 1997, saat Harry baru berumur 12 tahun.

  • <link type="page"><caption> Pangeran Harry tes HIV dan disiarkan di Facebbok</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/07/160714_majalah_harry_teshiv" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pangeran Harry akhiri karir militer Juni mendatang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/03/150316_prince_harry" platform="highweb"/></link>

Pangeran Harry, 31 tahun, berbicara saat menjadi tuan rumah acara organisasi kemanusiaan kesehatan jiwa, Heads Together, yang dihadiri juga oleh sejumlah bintang olahraga.

Dia mengatakan kepada BBC, acara ini adalah kesempatan untuk menekankan bahwa siapa pun dapat menderita masalah kesehatan jiwa.

Pemain sepak bola Rio Ferdinand, atlet Dame Kelly Holmes dan Iwan Thomas, serta pebalap sepeda Victoria Pendleton -adalah sebagian orang yang secara terbuka berbicara tentang cara mengatasi depresi- pada acara itu.

Pangeran Harry mendirikan Heads Together dengan Duke dan Duchess of Cambridge untuk menggabungkan sejumlah badan kesehatan jiwa terkemuka.

Harry mengatakan kepada BBC, "Tidak apa-apa menderita, selama Anda membicarakannya. Ini bukanlah suatu kelemahan. Kelemahan adalah memiliki masalah dan tidak menyadarinya dan tidak mengatasi masalah itu."