Pelawak 'pengejek PM Malaysia' minta maaf

Sumber gambar, EPA
Seorang pelawak Singapura meminta maaf karena menimbulkan masalah terkait lelucon tentang pemimpin Malaysia.
Lewat sebuah video yang menjadi viral, Muhammad Fadzri yang dikenal juga dengan nama panggung Fakkah Fuzz, membandingkan kata perdana menteri dengan "pencuri".
- <link type="page"><caption> Eks PM Malaysia Dr Mahathir Mohamad diperiksa polisi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160603_dunia_malaysia_mahathir" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Dewan Penasehat 1MDB di Malaysia dibubarkan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160504_dunia_malaysia_1mdb" platform="highweb"/></link>
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak sebenarnya secara resmi telah dinyatakan bersih dari tindakan korupsi terkait skandal keuangan yang sudah berlangsung lama.
Tetapi video ini tetap dipermasalahkan sebuah kelompok politik Malaysia.
Dalam rekaman sepanjang satu menit yang sudah dicabut Facebook tersebut, pelawak ini menyentuh perbedaan antara masyarakat Melayu Singapura dengan Malaysia.
Salah satu topik yang dikomentarinya adalah perbedaan peristilahan.
"Melayu Singapura menyebut pencuri 'pencuri' sementara yang di Malaysia memanggil pencuri 'perdana menteri' (istilah setempat untuk perdana menteri)," katanya.
Meskipun telah dinyatakan bersih, Najib tetap menghadapi tekanan dari para pengecamnya dan berulangkali didesak untuk mengundurkan diri.









