Bocah tujuh tahun yang dihukum di hutan ditemukan

Sumber gambar, AFP
Tim penyelamat Jepang yakin bahwa mereka telah menemukan anak laki-laki yang hilang di hutan terpencil pekan lalu setelah ditinggal sendirian oleh orangtuanya sebagai bentuk hukuman.
Yamato Tanooka yang berusia tujuh tahun ditemukan di barak militer di kota Shikabe dan berada di kondisi yang relatif baik, menurut pejabat militer pada media Jepang.
Jaringan NHK Jepang melaporkan bahwa dia mengidentifikasi dirinya sendiri pada personel militer yang menemukannya.
- <link type="page"><caption> Anak tujuh tahun ditinggal di hutan sebagai hukuman</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160529_majalah_jepang_pendidikan" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Hilang 30 tahun, pria Kanada ditemukan setelah ingat lagi identitasnya</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160212_majalah_pria_hilang_kanada.shtml" platform="highweb"/></link>
Dia diberi makan dan minum dan dibawa ke rumah sakit, kata NHK.
Orang tuanya awalnya melapor kepada polisi telah kehilangan anak ketika sedang mencari tanaman liar untuk sayur.

Sumber gambar, Reuters

Sumber gambar, AP

Sumber gambar, Reuters
Namun belakangan mereka mengaku mereka meninggalkannya selama lima menit sebagai hukuman karena kenakalannya, namun ketika mereka kembali Yamato sudah tidak terlihat.
Tim pencari, termasuk Satuan Bela Diri Jepang, SDF, menyisir area terpencil selama sepekan tapi tak menemukan jejak si anak.
"Petugas SDF yang sedang melakukan latihan menemukan anak laki-laki yang usianya sekitar tujuh," kata juru bicara polisi, seperti dilaporkan AFP.

Sumber gambar, Reuters
"Tak ada tanda-tanda luka luar yang jelas, dan anak itu menyebut namanya Yamato Tanooka," katanya.
Juru bicara SDF Manabu Takehara mengatakan pada AFP bahwa anak itu "tampak sehat, tapi dia dibawa ke rumah sakit oleh helikopter medis."









