Mafia Italia terlibat skandal ujian sipir penjara

Polisi

Sumber gambar, Thinkstock

Aksi unjuk rasa berlangsung di ibu kota Italia, Roma, untuk mengecam upaya penipuan berskala besar oleh mafia dalam ujian masuk sipir penjara.

Pihak penyidik sedang memeriksa laporan bahwa kelompok mafia Camorra yang bermarkas di Napoli membantu puluhan orang saat menjawab soal-soal dalam ujian masuk tersebut.

Para pengunjuk rasa -yang sebagian besar adalah kaum muda yang sedang mencari pekerjaan- meminta agar hasil ujian dibatalkan dan sipir penjara baru yang diterima.

  • <link type="page"><caption> Wawancara TV putra bos mafia Sisilia dikecam</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/04/160407_majalah_italia_mafia" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Polisi Italia sita Rp29 triliun harta mafia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150722_dunia_italia_mafia" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Operasi besar atas mafia Italia, 163 ditangkap</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/01/150128_majalah_lain_mafia" platform="highweb"/></link>

Sekitar 8.000 orang ikut ujian untuk memberebutkan 400 lowongan sipir penjara dan 88 peserta tertangkap menggunakan gelang maupun telepon genggam untuk mendapatkan jawaban yang benar.

Ada juga yang menggunakan alat pendengar mini yang tersambung lewat gelombang radio guna mengetahui jawaban benar dalam ujian tersebut.

Perusahaan pencetak soal ujian tersebut terletak di Napoli, yang menjadi markas mafia Camorra.

Kelompok ini agaknya juga berkepentingan menempatkan sipir penjara 'versi mereka' mengingat diperkirakan terdapat sekitar 7.000 angota Camarra yang sedang mendekam di penjara, termasuk 700 bosnya.

Bagaimanapun sebuah pesan di media sosial menyebutkan bahwa setiap peserta yang ingin mendapat bantuan jawaban soal ujian harus membayar 25.000 Euro atau sekitar Rp382 juta.