Apakah Kapten Amerika bisa hadapi cuaca panas di Lagos?

Sumber gambar, AP
Film baru Captain America menembus sebagai film paling laris dengan dengan angka US$181,8 juta namun di Afrika film ini juga menimbulkan gelombang tersendiri.
Salah satu tempat pembuatan film adalah di pasar Lagos, kota utama di Nigeria.
Walaupun dilaporkan film itu disebutkan diambil di Atlanta, Amerika Serikat, para pengguna Twitter di Nigeria mendapatkan inspirasi dengan membuat tagar #CaptainAmericaInNigeria.
Warga Nigeria menggunakan tagar itu untuk menggambarkan bagaimana superhero Amerika itu bisa menghadapi berbagai masalah yang dialami negara itu.
Komentar tentang pahlawan super yang bermula dari Perang Dunia II itu mulai dari kekurangan bahan bakar sampai masalah korupsi.

Nigeria berada dalam urutan ke-136 dari 176 negara untuk indeks Persepsi Korupsi dengan skor hanya 27 dari 100.
- <link type="page"><caption> Kapten Amerika baru kulit hitam</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/07/140717_seni_captain_america" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Fifty Shades tetap nomor satu </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/02/150224_film_fifty_shades" platform="highweb"/></link>
Kapten Amerika tak akan bertahan di Nigeria
Walaupun Kapten Amerika telah menyelamatkan dunia dari Red Skull dan Hydra, banyak warga Nigeria tidak yakin akan kemampuannya beradaptasi di tengah kota Lagos.

"Ada yang mencuri tamengnya dan dijual di tukang besi," tulis satu pengguna Twitter.

Pengguna Twitter lain menulis pahlawan super AS itu akan kesulitan beradaptasi dengan cuaca.
Captain America: Civil War, film terbaru dari Walt Disney Marvel Studios, adalah film ketiga dalam seri ini.
Karakter dalam Marvel termasuk Iron Man, Black Widow dan Hawkeye, juga ditampilkan. Namun sebagian warga Nigeria merasa bahkan dengan bantuan pahlawan super pun, Kapten Amerika tidak mampu bertahan di Nigeria.










