Wawancara TV putra bos mafia Sisilia dikecam

Sumber gambar, Reuters
Para politisi dan keluarga korban mafia di Italia mengungkapkan kemarahan setelah putra bos mafia Sisilia tampil di stasiun TV.
Dalam wawancara pada jam tayang utama yang disiarkan Rabu (06/04), Salvatore Riina mempromosikan bukunya yang didedikasikan untuk ayahnya Toto Riina yang sedang dipenjara.
Toto yang dikenal sebagai capo di tutti capi -atau bos-nya para bos- ditangkap tahun 1993 setelah memimpin aksi teror kelompok mafia Sisilia, Cosa Nostra, selama dua dekade.
- <link type="page"><caption> Polisi Italia sita Rp29 triliun harta mafia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/07/150722_dunia_italia_mafia" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Operasi besar atas mafia Italia, 163 ditangkap</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/01/150128_majalah_lain_mafia" platform="highweb"/></link>
Dia diyakini memerintahkan lebih dari 150 pembunuhan.
Menurut Salvatore Borsellino -yang saudaranya dibunuh mafia- wawancara dengan putra Toto akan membuka kembali 'luka' yang dialami para keluarga korban mafia.
Sementara itu Ketua Komite Antimafia di parlemen, Rosy Bindi, sudah memanggil pimpinan stasiun TV Rai Uno-yang merupakan milik pemerintah-untuk menjelaskan keputusan mereka menampilkan Salbatore Riina.
Wawancara itu dilakukan oleh wartawan terkenal Italia, Bruno Vespa, dan disiarkan setelah siaran berita pada masa tayang puncak.
Dalam wawancara itu, Salbatore mengatakan mencintai ayahnya, ibunya, dan keluarganya serta 'membela mafia'.
"Apa itu mafia? Saya tidak punya jawaban yang tepat, mafia adalah segalanya dan sama sekali tidak ada," katanya.
Salvatore sendiri pernah ditangkap karena keterkaitan dengan mafia namun mendapat pembebasan bersyarat.











