Oscar: Kasus 65 di Senyap, 'juga tentang diamnya Amerika'

Spotlight raih penghargaan film terbaik.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Spotlight raih penghargaan film terbaik.

Sutradara Senyap, film kedua tentang Peristiwa 65 mengatakan, filmnya bukan melulu tentang diamnya Indonesia, namun juga tentang bungkamnya AS tentang Tragedi 1965.

The Look of Silence, atau Senyap, adalah karya kedua sutradara Joshua Oppenheimer yang berkisah tentang kasus '65. Filmnya yang terdahulu, The Act of Killing (Jagal), juga meraih nominasi Oscar untuk kategori yang sama 2014 silam.

The Look of Silence sangat dipuji di ajang Oscar 2016 ini, namun Oscar untuk dokumenter terbaik jatuh pada Amy, dokumenter tentang Amy Winehouse, karya sutradara Inggris Asif Karpadia.

Penghargaan tertinggi untuk film terbaik diraih Spotlight, film tentang aksi wartawan The Boston Globe mengungkap kasus pelecehan seksual di gereja Katolik, mengalahkan The Revenant yang sebelumnya banyak dijagokan.

Meskipun begitu, The Revenant, berjaya di tiga kategori, Sinematografi Terbaik untuk Emmanuel Lubezki, Aktor Terbaik untuk Leonardo DiCaprio dan Sutradara Terbaik untuk Alejandro Gonzales Innaritu.

Brie Larson sabet penghargaan Aktris Terbaik.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Brie Larson sabet penghargaan Aktris Terbaik.

Seperti yang diduga, penghargaan aktris terbaik disabet oleh Brie Larson untuk film Room. Di film ini Larson berperan sebagai seorang perempuan yang akhirnya dibebaskan bersama sang putra, setelah dikurung selama tujuh tahun oleh pemerkosanya.

Sementara itu, kategori Aktris Pendukung Terbaik, dimenangkan oleh Alicia Vikander untuk film The Danish Girl.

Mark Rylance usai meraih Oscar.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Mark Rylance usai meraih Oscar.

Kategori Aktor Pendukung Terbaik diraih Mark Rylance, yang berperan sebagai mata-mata Rusia di film karya Steven Spielberg, Bridge of Spies. Rylance mengalahkan Sylvester Stallone yang banyak dijagokan setelah kembali berperan sebagai Rocky Balboa di Creed.

The Look of Silence, pupus

Pada ajang The Academy Awards ke-88 ini, satu-satunya film yang 'bernuansa' Indonesia yang menjadi nominasi adalah The Look of Silence (Senyap), untuk kategori Film Dokumenter Terbaik.

Namun, film yang berkisah tentang keluarga korban pembantaian '65 yang menemui dan menginterogasi pembunuh keluarganya ini, kalah dari Amy, yang bertutur tentang kehidupan penyanyi Amy Winehouse, mulai dari menapak karir hingga akhirnya sang penyanyi jazz-blues itu tewas.

The Look of Silence dikalahkan film Amy.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, The Look of Silence dikalahkan film Amy.

Karya terdahulu Joshua Oppenheimer, The Act of Killing (Jagal), juga meraih nominasi Oscar untuk kategori yang sama pada tahun 2014 silam. Namun saat itu Oscar jatuh ke tangan 20 Feet from Stardom, yang juga bercerita tentang dunia musik, yaitu kehidupan para penyanyi latar di Amerika.

The Look of Silence sendiri telah menerima lebih dari 50 penghargaan film di seluruh dunia, seperti Grand Jury Prize di ajang Festival Film Venesia 2014, dan Peace Film Prize di ajang Festival Film Berlin 2015.

The Look of Silence telah meraih lebih 50 penghargaan di seluruh dunia.
Keterangan gambar, The Look of Silence telah meraih lebih 50 penghargaan di seluruh dunia.

Terakhir, film ini meraih Dokumenter Terbaik, Indie Spirit Awards 2016, Sabtu (27/02) lalu.

Dalam pernyataan tertulisnya untuk Indie Spirit Awards, seperti dilansir indiewire.com, Oppenheimer mengungkapkan, "Senyap atau 'diam' yang saya maksud di film ini, juga ditujukan terhadap diamnya pemerintah Amerika. Karena genosida di Indonesia, tidak hanya merupakan sejarah Indonesia, tetapi juga sejarah Amerika. Amerika menyuplai senjata, uang dan daftar orang yang Amerika ingin bunuh."

Daftar lengkap pemenang Oscar

Diliputi berbagai hasil yang terduga serta tidak terduga, dan kontroversi terkait tidak adanya nominasi orang kulit hitam di deretan aktor dan aktris nominasi Oscar, berikut daftar lengkap peraih Oscar tahun ini,

Film Terbaik : “Spotlight”

Sutradara Terbaik : “The Revenant,” Alejandro G. Iñárritu

Aktor Terbaik : Leonardo DiCaprio, “The Revenant”

Aktris Terbaik : Brie Larson, “Room”

Aktor Pendukung Terbaik : Mark Rylance, “Bridge of Spies”

Aktris Pendukung Terbaik : Alicia Vikander, “The Danish Girl”

Naskah Adaptasi Terbaik : “The Big Short,” Charles Randolph dan Adam McKay

Naskah Asli Terbaik : “Spotlight,” Josh Singer dan Tom McCarthy

Sinematografi terbaik : “The Revenant,” Emmanuel Lubezki

Mad Max : Fury Road adalah film yang paling banyak meraih Oscar tahun ini, 6 dari 10 nominasi.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Mad Max : Fury Road adalah film yang paling banyak meraih Oscar tahun ini, 6 dari 10 nominasi.

Desain Produksi Terbaik : “Mad Max: Fury Road,” Colin Gibson dan Lisa Thompson

Editing Terbaik : “Mad Max: Fury Road,” Margaret Sixel

Efek Visual Terbaik : “Ex Machina,” Andrew Whitehurst, Paul Norris, Mark Ardington dan Sara Bennett

Desain Kostum Terbaik : “Mad Max: Fury Road,” Jenny Beavan

Makeup Terbaik : “Mad Max: Fury Road,” Lesley Vanderwalt, Elka Wardega and Damian Martin

Editing Suara Terbaik : “Mad Max: Fury Road,” Mark Mangini dan David White

Mixing Suara Terbaik : “Mad Max: Fury Road,”

Lewat film Western, The Hateful Eight, musisi gaek Ennio Morricone raih penghargaan Musik Terbaik Oscar.

Sumber gambar, TheHatefulEight.com

Keterangan gambar, Lewat film Western, The Hateful Eight, musisi gaek Ennio Morricone raih penghargaan Musik Terbaik Oscar.

Musik Terbaik : “The Hateful Eight,” Ennio Morricone

Lagu Terbaik : “Writing’s on the Wall,” dari “Spectre,” Jimmy Napes dan Sam Smith

Film Berbahasa Asing Terbaik : “Son of Saul” (Hungaria)

Film Animasi Terbaik : “Inside Out”

Film Dokumenter Terbaik : “Amy”

Film Animasi Pendek Terbaik : “Bear Story”

Film Dokumenter Pendek Terbaik : “A Girl in the River: The Price of Forgiveness”

Film Pendek Terbaik : “Stutterer”