Faceboook ingin menindak pernyataan negatif mengenai migran

Sumber gambar, AFP
Pendiri Facebook Mark Zuckerberg mengatakan media sosial tersebut perlu memperbaiki cara kerja mereka untuk menindaklanjuti ungkapan kebencian terhadap migran.
Dalam sebuah sesi tanya jawab di Berlin, Zuckerberg menyebut para migran sebagai kelompok yang membutuhkan perlindungan.
Sekitar 1.000 orang muda diundang ke acara tersebut, sebagian besar merupakan siswa.
Facebook menghadapi kritik di Jerman karena gagal menjaga adanya tulisan yang anti-imigrasi.
Sejarah Jerman dengan partai Nazi berarti ada hukum yang ketat mengenai perlindungan kaum minoritas.
Departemen Hukum Jerman mengatakan <link type="page"><caption> Facebook lebih cepat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160130_majalah_facebook_senjata" platform="highweb"/></link> dalam menghapus gambar-gambar seksual ketimbang menghapus pernyataan-pernyataan yang bernada rasis.
Pada bulan Januari dilaporkan bahwa otoritas Jerman berusaha untuk bekerja sama dengan Facebook, Google dan Twitter untuk memastikan bahwa penegakan hukum diutamakan ketimbang kebijakan perusahaan teknologi tersebut.
Ketika diminta untuk memperjelas posisi Facebook, Zuckerberg mengatakan, "Tidak ada tempat untuk jenis konten seperti ini di Facebook. Setelah mempelajari lebih banyak mengenai budaya dan hukum Jerman, kami mengubah cara pendekatan kami."
Dia tidak menjelaskan bagaimana ia akan menghentikan sirkulasi konten semacam itu, tetapi menambahkan, "Pernyataan benci terhadap para migran merupakan bagian penting dari sesuatu yang sekarang tidak kita terima di Facebook."
Jerman menerima lebih banyak pengungsi dan pencari suaka ketimbang negara Uni Eropa lainnya.
Di antara mereka banyak yang berasal dari Suriah yang saat ini dilanda perang.









