Seorang pria korban uji coba obat Prancis meninggal dunia

Biotrial

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Uji coba dilakukan oleh Biotrial yang didirkan tahun 1989 lalu.

Seorang pria yang menderita kerusakan otak setelah mengikuti uji coba obat baru di Prancis sudah meninggal dunia.

<link type="page"><caption> Korban merupakan satu dari enam orang yang dirawat di rumah sakit di kota Rennes</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160115_majalah_prancis_obat" platform="highweb"/></link> karena menderita 'masalah syaraf' setelah mengikuti uji coba obat baru.

Kelima korban lainnya dilaporkan berada dalam keadaan stabil.

Laporan-laporan menyebutkan obat baru itu menggunakan kanabis atau ganja dan uji cobanya sudah dihentikan.

Sebanyak 90 sukarelawan mengikuti uji coba atas obat yang diproduksi oleh sebuah perusahaan Portugal, Bial.

Rumah Sakit Rennes

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Kelima korban lain yang dirawat di RS Rennes dilaporkan dalam keadaan stabil.

Adapun uji coba dilakukan perusahaan Prancsi, Biotrial, yang sudah memiliki reputasi internasional dalam melakukan uji coba atas ribuan obat sejak didirikan tahun 1989 lalu.

Kejaksaan Prancis sudah memulai penyelidikan atas kasus ini.

Kementerian Kesehatan Prancis mengatakan uji coba masih dalam tahap pertama dan para sukarelawan yang sehat diminta menggunakan obat untuk diteliti keamanannya.

Peran sukarelawan -yang biasanya mendapat bayaran- dalam uji coba klinis atas obat baru amat penting karena tanpa uji coba langsung terhadap manusia maka tidak akan bisa dikembangkan pengobatan atas penyakit-penyakit serius, seperti kanker, multiple sclerosis, dan arthritis.