Video musik membuat remaja terpapar kebiasaan merokok

Sumber gambar, AP
Video musik yang diedarkan secara online telah membuat para remaja terpapar penggambaran kebiasaan merokok dan minum alkohol yang ditampilkan secara positif.
Penggambaran ini menimbulkan risiko kesehatan penting yang membuatnya harus diatur dengan baik, menurut peneliti dari University of Nottingham.
Para peneliti melihat video musik 40 lagu teratas di Inggris dan menyimpulkan bahwa remaja perempuan berumur 13-15 tahun terpapar penggambaran rokok dan minuman beralkohol yang ditampilkan secara positif.
Badan klasifikasi Inggris sudah menetapkan kategorisasi usia untuk video musik yang ditampilkan di kanal YouTube.
Beberapa lagu yang sedang populer di Inggris saat ini dipandang memiliki banyak referensi kepada rokok, semisal Trumpets (yang dibawakan artis Jason Derulo) dan Blurred Lines (Robin Thicke)
Tak diperhatikan

Sumber gambar, Getty
Sedangkan referensi alkohol ada di Timber (Pitbull) dan Drunk in Love (Beyonce).
Dalam penelitian ini, seorang penelitinya Dr Jo Cranwell menulis, "Anak muda yang terpapar penggambaran rokok dan alkohol dalam film lebih mungkin untuk mulai merokok dan minum, tapi efek di media lain termasuk media online seperti YouTube tak terlalu diperhatikan."
<link type="page"><caption> Tahun lalu, pemerintah Inggris menguji coba pemberian kategori umur untuk video musik</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/08/150818_majalah_musik_online" platform="highweb"/></link> sebagaimana yang diberlakukan juga untuk film.
Sony Music, Universal Music, dan Warner Music harus mengirim video musik mereka ke lembaga klasifikasi film Inggris sebelum memasangnya di kanal seperti YouTube dan Vevo.










