Lagu the Beatles kini bisa di-streaming

Sumber gambar, Getty
Lagu-lagu the Beatles kini bisa didengarkan lewat layanan musik streaming.
Spotify, Apple Music, Google Play, Tidal dan Amazon Prime Music adalah lima dari sembilan layanan musik streaming yang akan menyediakan lagu-lagu the Beatles ke seluruh dunia.

Sumber gambar, Getty
Legenda musik tersebut bubar pada April 1970. Namun, lagu-lagu mereka, termasuk Hey Jude dan Yesterday, tetap populer dan “berpengaruh” hingga sekarang.
Melalui kerja sama dengan berbagai layanan musik, 224 lagu the Beatles dan 13 album studio asli mereka, akan bisa didengarkan secara streaming mulai 24 Desember 2015.
Salah seorang pengamat musik mengungkapkan, masuk ke jalur streaming akan membuat ‘warisan’ the Beatles terus bertahan.
The Beatles ketinggalan
Namun, langkah-langkah the Beatles untuk menggaet lebih banyak penggemar, kerap dinilai telat.

Sumber gambar, Apple EMI
“Lagu mereka baru bisa dibeli di iTunes pada tahun 2010, lima tahun setelah iTunes Music Store berada di puncak kejayaannya,” ungkap Chris Cooke, salah satu pendiri portal berita musik, CMU.
“Awalnya kami kira mereka akan menandatangani kontrak eksklusif dengan satu layanan musik streaming saja, tapi tampaknya mereka langsung bekerja sama dengan ‘semua’ layanan sejak hari pertama,” kata Cooke.
“Jadi, menurut saya, mereka mulai sadar bahwa streaming adalah bagian penting dari industri musik saat ini.”

Sumber gambar, Getty
Masuknya the Beatles ke dunia streaming, bertolak belakang dengan keputusan sejumlah musisi papan atas, misalnya Neil Young, Prince, Thom Yorke dari Radiohead dan Adele.
“Musik itu adalah sebuah peristiwa. Saya membeli lagu. Saya unduh, atau beli album fisiknya, tidak di-streaming,” ungkap Adele, yang album teranyarnya telah terjual lebih dari tujuh juta kopi tanpa tersedia di layanan streaming.









