Star Wars: The Force Awakens pecahkan rekor penjualan akhir pekan

Sumber gambar, AP
Film Star Wars: The Force Awakens memecahkan rekor penjualan tiket penayangan akhir pekan sejak pertama dirilis ke publik pada Kamis (17/10), dengan perolehan sebesar US$529 juta atau Rp7,27 triliun.
Jumlah tersebut mengalahkan US$525 juta (Rp7,21 triliun) yang didapat film Jurassic World saat pertama kali ditayangkan pada akhir pekan, Juni lalu.
Pemecahan rekor juga terjadi manakala Star Wars: The Force Awakens ditayangkan secara perdana di Amerika Serikat dan Kanada. Kala itu, film ketujuh dari seri Star Wars tersebut mendulang US$248 juta (Rp3,40 triliun).
Di Inggris dan Irlandia, film yang disutradarai JJ Abrams itu mendapat £9,64 juta (Rp199,4 miliar) pada hari pertama penayangan. Seperti di AS dan Kanada, film tersebut melampaui perolehan Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2 sebanyak £9,48 juta (Rp196,1 miliar).

Sumber gambar, EPA
“Fokus utama kami ialah menciptakan film yang menghadirkan pengalaman unik Star Wars. Sutradara JJ Abrams, Direktur Lucasfilm Kathleen Kennedy, dan seluruh tim Lucasfilm telah melakukan pekerjaan mereka dengan luar biasa,” kata direktur utama Walt Disney Studios, Alan Horn.
Sejumlah analis menilai film petualangan antariksa tersebut <link type="page"><caption> amat mungkin menjadi film terlaris sepanjang masa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/12/151218_majalah_star_wars_rekor" platform="highweb"/></link>.
Pasalnya, selain telah memecahkan rekor penjualan tiket penayangan perdana dan akhir pekan pertama, Star Wars: The Force Awakens belum diputar di Cina. Negara yang rakyatnya merupakan penonton bioskop kedua terbesar itu baru akan merilis film tersebut pada 9 Januari mendatang.





