Pencakar langit tertinggi di dunia dapat suntikan dana

Menara Jeddah

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Sejauh ini proyek pembangunan sudah mencapai 26 lantai.

Perusahaan pengembang Arab Saudi yang membangun gedung tertinggi di dunia mengaku mendapat tambahan dana untuk merampungkan proyek tersebut sesuai jadwal.

Kingdom Holding Company yang dipimpin oleh miliuner Pangeran Alwaleed bin Talal mengatakan sejauh ini sudah mengantongi dana lebih dari US$2,2 miliar dari perusahaan Arab Saudi, Alinma Investment.

Disebutkan dana akan digunakan untuk merampungkan pembangunan pencakar langit di Jeddah, Arab Saudi.

Gedung setinggi 170 lantai tersebut direncanakan akan selesai pada 2018. Ketika rampung nanti, gedung yang namanya diubah dari Menara Kerajaan menjadi Menara Jeddah itu akan mengalahkan Burj Khalifa di Dubai sebagai pencakar langit tertinggi di dunia.

Burj Khalifa

Sumber gambar, Gareth Cattermole Getty Images

Keterangan gambar, Burj Khalifa selama ini menyandang sebagai gedung tertinggi di dunia, namun akan kehilangan statusnya setelah Menara Jeddah rampung.

Semula diperkirakan pembangunan akan menelan US$1,2 miliar, tetapi dalam perkembangannya biaya membengkak.

<link type="page"><caption> Pangeran Alwaleed</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150701_majalah_pangeran_saudi" platform="highweb"/></link> telah mengatakan bahwa menara itu akan meliputi hotel, apartemen dan perkantoran. Hingga saat ini baru 26 lantai rampung.

Ia memiliki banyak properti mewah di berbagai negara dan juga saham di perusahaan-perusahaan media, <link type="page"><caption> termasuk Twitter</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2011/12/111219_sauditwitter" platform="highweb"/></link>.