Spesies baru kura-kura ditemukan di Galapagos

Spesies kura-kura yang diberi nama Chelonoidis donfaustoi memiliki tempurung yang lebih padat ketimbang spesies lainnya.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Spesies kura-kura yang diberi nama Chelonoidis donfaustoi memiliki tempurung yang lebih padat ketimbang spesies lainnya.

Sejumlah ilmuwan menyatakan telah menemukan spesies kura-kura baru berukuran raksasa di Kepulauan Galapagos, Samudera Pasifik.

Terungkapnya spesies baru ini ialah berkat data genetika yang dipakai para ilmuwan guna meneliti sekitar 250 kura-kura di Pulau Santa Cruz, Kepulauan Galapagos.

Padahal, seperti disebutkan Kementerian Lingkungan Ekuador, sejak lama para ilmuwan meyakini bahwa dua populasi kura-kura di Pulau Santa Cruz merupakan spesies yang sama.

Tim peneliti pimpinan pakar biologi dari Universitas Yale, Amerika Serikat, Gisella Caccione, mengatakan spesies kura-kura yang diberi nama Chelonoidis donfaustoi memiliki tempurung yang lebih padat ketimbang spesies lainnya.

Spesies baru itu menambah jumlah spesies kura-kura di Kepulauan Galapagos menjadi 15, empat di antaranya telah punah. Umumnya hewan tersebut berbobot 250 kilogram dan <link type="page"><caption> hidup lebih dari 100 tahun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2012/06/120625_lonesomegeorge" platform="highweb"/></link>.

Para ilmuwan dan pegiat lingkungan hidup berharap penemuan spesies baru itu akan membantu melindungi dan melestarikan kura-kura. Apalagi spesies Chelonoidis donfaustoi hanya berjumlah sekitar 250 ekor.