Peniru mengaku Vladimir Putin untuk 'menipu' Elton John

Sumber gambar, epa
Seorang peniru asal Rusia mengatakan ia berhasil menipu penyanyi legendaris Elton John yang mengiranya sebagai Presiden Vladimir Putin yang menelepon untuk mendiskusikan hak-hak kaum homoseksual.
"Ia benar-benar percaya bahwa ia sedang bicara dengan Vladimir Putin," kata Vladimir Krasnov, yang dikenal dengan nama "Vovan".
Berkat telepon itu, Elton John sempat memuji Putin, menyatakan itu merupakan kemajuan dari sikap Putin yang "tertutup dan berprasangka".
<link type="page"><caption> Elton John sendiri pernah mengkritik hukum yang anti terhadap gay di Rusia.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2013/12/131207_hiburan_eltonjohn" platform="highweb"/></link>
Bantah
Namun Kremlin dengan tegas membantah bahwa Presiden Putin telah menelepon sang penyanyi dan menyatakan telepon itu kemungkinan besar palsu.

Sumber gambar, AFP
Vovan kemudian mengakui membercandai Elton John, bersama dengan rekannya Alexei Stolyarov.
"Alexei yang bahasa Inggrisnya sangat baik berperan sebagai sekretaris pers presiden, Dmitry Peskov dan menerjemahkan percakapan kami. Dan saya menjadi Vladimir Putin," kata Vovan kepada surat kabar Rusia.
Vovan mengatakan bagian dari rekaman telepon itu akan dimainkan di acara bincang malam di TV milik pemerintah Rusia hari Rabu (16/09).
Muslihat ini menyusul wawancara yang diberikan Elton John kepada BBC di mana ia menyambut hangat kesempatan bertemu dengan Putin.
Rusia selama ini dianggap gagal melindungi kaum homoseksual dan tidak menghukum orang yang melakukan kekerasan terhadap homoseksual.









