Cumberbatch dukung aksi untuk pengungsi Suriah

"... dari rumah kami yang aman bersama anak-anak kami yang aman.. kami melihat kalian ..."

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, "... dari rumah kami yang aman bersama anak-anak kami yang aman.. kami melihat kalian ..."

Benedict Cumberbatch mendukung upaya pengumpulan dana untuk membantu pengungsi Suriah dengan terlibat dalam promosi sebuah album lama.

Aktor Inggris itu tampil untuk mengantar video pendek berjudul Help is Coming (Pertolongan Telah Tiba), yang menampilkan lagu dari Crowded House dengan judul yang sama.

Band itu memberi izin untuk mengedarkan lagu lama dari 20 tahun lalu itu dalam bentuk piringan hitam, vinyl 7" dan diunduh melalui internet.

Penggagasnya adalah pasangan wartawan, Caitlin Moran dan Pete Paphides.

Disebutkan, uang hasil penjualannya akan disalurkan melalui sebuah lembaga bantuan sosial internasional, Save the Children.

"Saya membayangkan keluarga saya dalam posisi serupa (para pengungsi), dan nyaris tampa saya sadari, sebuah lagu yang sudah tak saya dengar lagi sejak bertahun-tahun, muncul di kepala saya," kata Paphides, kritikus musik harian The Times.

Sementara Caitlin Moran mengatakan, <link type="page"><caption> foto Alan Kurdi, anak Suriah yang tewas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/09/150905_dunia_alankurdi_dimakamkan" platform="highweb"/></link> di pantai, mengganggu pikirannya, dan mendorongnya untuk berbuat sesuatu.

Paduan berbagai suara

FIlm pendek itu akan diiringi, atau beriringan dengan lagu karya Mat Whitecross itu, menampilkan pula sejumlah wawancara dengan <link type="page"><caption> anak-anak yang mengungsi dari Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/lapsus_eropa_pengungsi" platform="highweb"/></link>. Ditampilkan juga adegan-adegan yang menampilkan perahu-perahu yang mengangkut mereka.

Help is Coming diluncurkan pertama kali tahun 1995

Sumber gambar, HELP IS COMING

Keterangan gambar, Help is Coming diluncurkan pertama kali tahun 1995

Cumberbatch mengantar film itu, membacakan baris-baris sajak berjudul Rumah karya Warsan Shire, seorang penyair kelahiran Kenya yang datang ke Inggris saat masih bayi.

Aktor pemeran Sherlock itu mengatakan, "Tatkala orang-orang menonton tragedi ini terungkap di rumah-rumah kami yang aman, bersama anak-anak kami yang aman, kami ingin mengatakan bahwa kami melihat kalian, mendengar kalian, dan pertolongan sudah tiba."

Tentang lagu itu, Neil Finn dari Crowded House mengatakan, "lagu itu memang tentang pengungsi, kendati saat itu saya membayangkan imigran yang melepas sauh untuk berlayar dari Eropa ke Amerika, untuk mencari kehidupan yang lebih baik untuk keluarga mereka."

Dikatakannya, mereka merasa bangga bahwa kini lagu mereka bisa digunakan untuk berbuat sesuatu bagi pengungsi dari Suriah.

Piringan hitam nmulai diedarkan 29 September mendatang, sementara treknya di iTunes sudah bisa diperoleh sejak sekarang.