Teknologi baru Facebook untuk atasi pembajakan video

Facebook

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Facebook berupaya untuk mengembangkan bisnisnya di sektor video.

Raksasa situs jejaring sosial Facebook mengumumkan langkah-langkah untuk mengatasi pembajakan video di situsnya.

Disebutkan bahwa teknologi 'kemiripan video' yang baru akan memberi peringatan kepada para penciptanya jika videonya diterbitkan kembali ke Facebook tanpa izin.

Facebook berupaya untuk mengembangkan bisnisnya di sektor video dan pada Bulan Juli mengumumkan akan membagi pendapatan iklan dengan para pencipta materi di situs tersebut.

Namun Bulan Agustus, salah seorang bintang di You Tube, Hank Green, menulis blog yang mengecam Facebook karena tanggapan yang lamban atas pembajakan video.

Dan sebuah survei oleh perusahaan iklan Ogilvy pada, Juni 2015, memperlihatkan 73% dari video-video yang populer di Facebook diambil dari situs internet lainnya.

YouTube

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Dominasi YouTube' dalam video sedang ditantang oleh Facebook.

Saat mengumumkan teknologi baru ini, Facebook mengatakan: "Peralatan kemiripan kami akan mengkaji jutaan video yang diunggah dengan cepat dan akurat, dan ketika permukaannya mirip, penerbit akan bisa melaporkannya untuk dicabut."

Bagaimanapun Brady Haran -yang mengelola sejumlah saluran di YouTube- mengatakan kepada BBC bahwa masih ada sejumlah pertanyaan atas pendekatan Facebook.

"Beberapa jam pertama sejak video diunggah merupakan peluang emas untuk mendapat tontotan terbesar. Setiap jalan keluar yang membutuhkan peringatan dan campur tangan manusia memiliki risiko 'memecahkan masalah ketika masalahnya sudah terjadi."

"Facebook harus menyadarinya dan saya ingin tahu bagaimana rencana mereka menangani itu," tutur Haran, yang memiliki dua juta pengikut di YouTube untuk video-video pendidikannya.