Harga saham Cina turun 8,5% dalam satu hari

Sumber gambar, Reuters
Harga saham-saham di Cina mencatat tingkat penurunan terbesar dalam satu hari selama lebih dari delapan tahun belakangan.
Indeks Gabungan Bursa Shanghai ditutup dengan penurunan 8,5% pada posisi 3.725,56 setelah munculnya data ekonomi yang lemah, yang meningkatkan keprihatinan atas kesehatan negara perekonomian terbesar kedua dunia itu.
Anjloknya indeks tersebut merupakan yang terburuk dalam waktu satu hari sejak Februari 2007.
Sementara keuntungan dari sektor industri Cina turun 0,3% pada bulan Juni dibanding periode yang sama tahun lalu.
Penurunan harga saham yang besar ini menyusul data ekonomi yang dikeluarkan Jumat (24/07) yang memperlihatkan kegiatan pabrik pada Juli tampaknya merupakan yang paling lemah dalam waktu 15 bulan.
Para pengamat berpendapat langkah-langkah pemerintah untuk mendorong perekonomian antara lain menyebabkan kekhawatiran di kalangan para investor.
Bursa saham di Cina <link type="page"><caption> mendapat keuntungan dari serangkaian bantuan dari pemerintah dan otorita keuangan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150708_majalah_cina_saham" platform="highweb"/></link> setelah kehilangan sepertiga nilainya selama tiga pekan sejak pertengahan Juni.
Sejak akhir Juni, pihak berwenang Cina antara lain memotong suku bunga, menunda penawaran perdana saham, dan mendorong para broker untuk membeli saham dengan bantuan uang dari bank sentral.











