Kasus pembunuhan 'tukang sihir' India, 16 ditangkap

Warga kampung di negara bagian Assam

Sumber gambar, Dileep Sharma

Keterangan gambar, Menurut polisi, insiden pembunuhan perempuan karena dianggap tukang sihir bukan yang pertama di Sonitpur.

Kepolisian India mengatakan sudah menangkap 16 orang terkait pembunuhan seorang perempuan yang dituduh sebagai tukang sihir.

<link type="page"><caption> Purni Orang yang berusia 63 tahun ditelanjangi dan dipancung</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150721_majalah_india" platform="highweb"/></link> oleh warga sebuah kampung di wilayah Sonitpur, negara bagian Assam karena dianggap bertanggung jawab atas penyakit di sana.

Sembilan dari yang ditangkap itu adalah perempuan.

Sejumlah warga menggelar unjuk rasa di depan kantor polisi setempat untuk menuntut agar mereka dibebaskan.

"Purni adalah tukang sihir dan menyebar jampi-jampi setan kepada musuh-musuhnya, dan tidak ada tempat untuk tukang sikir jadi pembunuhannya bisa dibenarkan," kata Kiran Teronpi, seorang warga kepada kantor berota AFP.

Menurut polisi, sekitar tujuh tahun lalu, sekelompok warga di kawasan Sonitpur juga membunuh seorang perempuan karena dianggap tukang sihir.

Ditambahkan dalam waktu enam tahun belakangan, hampir 90 orang yang dituduh tukang sihir -dan sebagian besar perempuan- dipenggal, dibakar, maupun ditikam sampai mati.

Menuduh seorang perempuan sebagai tukang sihir sering dilakukan olah masyarakat suku maupun di kalangan buruh perkebunan teh di Negara Bagian Assam.