Lionel Richie ramaikan Festival Glastonbury

Sumber gambar, epa
Lionel Richie menjadi daya tarik utama Festival Glastonbury tahun ini mengingat sekitar 100.000 orang diperkirakan menyaksikan penampilan penyanyi itu.
Lapangan Pyramid Stage dipenuhi orang-orang yang datang untuk melihat penyanyi itu membawakan lagu-lagu kondangnya seperti Dancing on the Ceiling, Hello dan Say You Say Me.
Acara itu ditutup oleh band legenda The Who yang menampilkan lagu-lagu hits mereka di panggung Pyramid Stage sebagai bagian dari rangkaian tur dunia yang dikabarkan sebagai yang terakhir bagi mereka.
Paul Weller dan Patti Smith turut tampil dan <link type="page"><caption> Dalai Lama pun mendatangi festival tersebut</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/06/150625_majalah_dalailama_glastonbury" platform="highweb"/></link>.
Pemimpin spiritual Tibet yang terasingkan itu diperkenalkan di atas panggung utama oleh Patti Smith setelah menyampaikan pidato di Peace Garden.
Legendaris
Penampilan Richie itu akan dikenang sebagai salah satu puncak acara tahun ini.
Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa lapangan itu hampir penuh sesak. Padahal, kapasitas maksimumnya mampu menampung 120.000 orang.
Richie juga membawakan hits-hits lain seperti All Night Long, We Are The World, Easy dan Three Times A Lady di atas panggung.

Sumber gambar, PA
Para penggemar menyeru-nyerukan namanya dan para petugas keamanan depan panggung bahkan menghafalkan gerakan dansa yang mereka lakukan untuk lagu Dancing on the Ceiling.
Setelah lagu itu, Richie tampak melihat jumlah penontonnya dan berulang-ulang mengatakan: “Apa yang sedang terjadi?”
Richie mengikuti jejak bintang-bintang yang sebelumnya pernah mengisi Festival Glastonbury seperti Dolly Parton, Neil Diamond dan Tom Jones.
Pada akhir malam, The Who menutup festival itu dengan lagu-lagu termasyhur yang mencakup Pinball Wizard, Baba O’Riley, dan Won’t Get Fooled Again.
Penampilan band tersebut di Glastonbury merupakan bagian dari tur keliling dunia untuk peringatan ke-50 mereka, yang digambarkan oleh penyanyi Roger Daltrey sebagai “awal dari akhir yang sangat panjang”.











