Perempuan Selandia Baru minum ASI sendiri untuk bertahan hidup

Seorang perempuan Selandia Baru yang tersesat di sebuah hutan di bagian timur Wellington terpaksa meminum air susu ibu (ASI) sendiri dan menutupi dirinya dengan lumpur untuk dapat bertahan hidup.
Susan O'Brien, 29 tahun, salah memilih jalan dalam perlombaan Xterra melintasi Taman Nasional Rimutaka.
Otoritas setempat melancarkan operasi pencarian ketika O'Brien gagal mencapai garis finis pada Minggu (10/05) pagi.
O'Brien, seorang ibu dua anak, dapat diselamatkan pada Senin (11/05) siang waktu setempat.
Dia kemudian berkumpul kembali dengan keluarganya dan langsung menyusui bayi perempuannya yang berusia 8 bulan, seperti diberitakan Dominion Post.
O'Brien, yang juga memiliki anak laki-laki berusia dua tahun, mengatakan kepada wartawan: "Saya berpikir saya akan meninggal."

Sumber gambar, AFP
"Saya menyusui anak saya jadi saya memiliki sedikit ASI, yang saya pikir dapat membuat saya bertahan hidup."
Selama mengikuti lomba dia juga membawa dua liter air, gel packs dan sebuah makanan berenergi berbentuk batangan coklat, seperti disampaikan oleh Radio New Zealand.
Pelatih kebugaran itu mengatakan tubuhnya sangat kedinginan dan basah kuyup ketika malam hari.
Dia menggali sebuah lubang di hutan dan berbaring di dalamnya, lalu menutupi tubuhnya dengan lumpur selama semalam.
"Saya terus mengusap lumpur ke tubuh saya dan setiap saya mendengar sesuatu saya berteriak minta tolong," kata dia.
Dia mengatakan kepada koran New Zealand Herald, siksaan itu tidak akan membuat dia berhenti mengikuti lomba lari di alam bebas.









