McDonalds akan mengubah bisnisnya

Sumber gambar, Getty
Raksasa makanan saji cepat Amerika Serikat, McDonalds, mengumumkan akan menempuh perubahan besar bisnisnya setelah mengakui penampilan yang buruk.
Mereka juga mengakui gagal dalam mengikuti perubahan selera konsumen.
Pimpinan eksekutif Steve Easterbrook, Senin 4 Mei, memberi indikasi dia ingin McDonalds memiliki lebih sedikit restoran dan memberikan lebih banyak sistem waralaba.
Jaringan McDonalds memiliki 36.000 restoran di seluruh dunia namun penjualannya menurun pesat dalam waktu beberapa tahun belakangan.

Sumber gambar, AFP
Easterbrook mulai memimpin perusahaan senilai US$93 miliar ini pada bulan Maret dengan tujuan memulihkan kembali keuntungannya.
McDonalds menghadapi persaingan yang semakin ketat, antara lain dari Burger King yang tampaknya saat ini semakin trendi serta Chipotle Mexican Grill maupun Shake Shack.
Easterbrook juga berjanji untuk melakukan penghematan US$300 juta per tahun hingga tahun 2017, namun tampaknya para investor masih menantikan upaya ini.
Sebagai perbandingan, Burger King sudah lebih dulu menempuh penghematan dengan memotong biaya operasi sampai 70% sepanjang tahun 2011-2013.









