Picu kontroversi, tweet Bentley untuk pilot Saudi dihapus

Sumber gambar, AP
Miliarder Arab Saudi, Pangeran Al-Waleed bin Talal, menghapus tweet soal hadiah 100 mobil mewah Bentley bagi para pilot Saudi yang mengebom Yaman, setelah tweet ini menulai kecaman.
Tweet tersebut tidak ada lagi di lini masa akun Twitternya, yang punya pengikut 3 juta, namun foto tweet tersebut beredar luas di internet.
Kantornya sejauh ini belum memberikan penjelasan.
Pesan di Twitter yang memicu kontroversi tersebut berbunyi, "Sebagai bentuk penghargaan kepada 100 pilot Saudi yang ambil bagian (dalam pengeboman di Yaman), menjadi kehormatan bagi saya untuk memberi mereka 100 mobil Bentley."
<link type="page"><caption> Tweet ini mendapat reaksi beragam</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/04/150423_majalah_pilot_arab.shtml" platform="highweb"/></link>, ada yang menyebutnya sebagai orang yang "pemurah", yang lain mengecapnya "sok pamer".
Ada juga yang menyebutnya tidak punya simpati dengan penderitaan orang-orang di Yaman yang menjadi korban konflik bersenjata.
Seorang pengguna Twitter di Yaman mengatakan akan jauh lebih baik jika Al-Waleed bin Talal -salah satu orang terkaya di Saudi- mengirim ambulans ke Yaman.
Pemerintah Saudi <link type="page"><caption> menggempur posisi-posisi pemberontak Houthi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/04/150423_saudi_yaman_houthi.shtml" platform="highweb"/></link> di Yaman dalam sebulan terakhir, dengan tujuan memukul mundur mereka dan mengembalikan pemerintah pimpinan Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi yang sekarang berada di Riyadh.











