Cina akan menginvestasikan Rp592 triliun di Pakistan

china-pakistan

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Seorang polisi berjaga-jaga di depan potret raksasa Presiden Pakistan Mamnoon Hussain, Presiden Cina Xi Jinping, dan Perdana Menteri Nawaz Sharif, yang dipasang di jalan-jalan di Islamabad.

Presiden Cina Xi Jinping telah tiba di Pakistan dan diharapkan akan mengumumkan investasi sebesar US$46 miliar (Rp592 triliun).

Fokus penggunaan investasi itu adalah untuk pembangunan Koridor Ekonomi Cina-Pakistan (CPEC) - sebuah jaringan jalan, rel kereta dan jalur pipa di antara kedua negara.

Jaringan ini akan membentang sekitar 3.000 km dari Gwadar di Pakistan ke wilayah Xinjiang di barat Cina.

Proyek ini akan memberi Cina akses langsung ke Samudra Hindia dan selebihnya.

Hal ini menandai kemajuan besar dalam rencana Cina untuk meningkatkan pengaruh ekonominya di Asia Tengah dan Selatan, kata para wartawan, dan jauh melampaui pengeluaran yang dilakukan Amerika Serikat di Pakistan.

"Pakistan, untuk Cina, kini merupakan poros penting. Ini harus sukses dan dipandang sebagai sukses," kata Reuters mengutip ucapan Mushahid Hussain Sayed, ketua komite pertahanan di parlemen Pakistan.

Dari pihaknya, Pakistan berharap investasi ini akan memajukan perekonomiannya yang mengalami kesulitan dan membantu mengakhiri kurangnya tenaga listrik yang berkepanjangan.

Pemimpin kedua negara ini juga diharapkan mendiskusikan kerja sama dalam bidang keamanan.