Robot mini untuk teliti PLTN Fukushima macet

Sumber gambar, AFP
Robot mini yang diberi tugas menginspeksi reaktor nuklir di Fukushima, Jepang, mengalami kerusakan hanya tiga jam setelah dimasukkan ke kompleks reaktor.
Mesin ini didesain agar bisa tahan pencemaran radioaktif tingkat tinggi yang terjadi di dalam kompleks reaktor yang rusak berat tersebut.
Robot dengan panjang sepuluh sentimeter ini tadinya diberi tugas sepuluh jam melakukan pemotretan inti reaktor yang meleleh.
Namun ketika baru beroperasi selama tiga jam, robot ini tak bisa lagi memberikan respons.
Juru bicara pemilik reaktor Fukushima, TEPCO, Teruaki Kobayashi, mengatakan robot tersebut sudah mendapatkan informasi tentang temperatur, tingkat radiasi, dan sejumlah foto bagian bawah inti reaktor, ketika macet dan tak bisa dikendalikan lagi.
Data yang diambil robot nantinya akan dipakai untuk menilai skala kerusakan, informasi yang sangat penting agar pembongkaran reaktor nuklir ini bisa dilakukan secara aman.
TEPCO mengatakan diperlukan waktu 40 tahun untuk membongkar fasilitas-fasilitas yang rusak akibat <link type="page"><caption> gempa bumi dan tsunami empat tahun silam</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/03/150311_gempa_jepang.shtml" platform="highweb"/></link>.
Misi robot kedua yang tadinya akan dikirim ke dalam reaktor pada hari Senin (13/04) dibatalkan karena para teknisi ingin tahu terlebih dahulu penyebab macetnya robot pertama.










