Rihanna, Madonna, dan belasan penyanyi dukung Tidal

Jay Z menggandeng rekan-rekannya sesama musisi untuk mendukung layanan Tidal.

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Jay Z menggandeng rekan-rekannya sesama musisi untuk mendukung layanan Tidal.

Sejumlah penyanyi sohor, semisal Madonna, Rihanna, hingga grup Coldplay, menyokong layanan musik dan video Tidal. Layanan berbayar itu akan bersaing dengan Youtube dan Spotify.

Dalam acara peluncuran ulang Tidal di New York, Senin (30/03) waktu setempat, sederet penyanyi tampil dan mengumumkan sokongan mereka terhadap layanan daring tersebut.

Tidal pertama kali diluncurkan perusahaan Norwegia, Aspiro, pada Oktober 2014. Namun pada bulan ini aplikasi itu dibeli perusahaan Project Panther Bidco yang dimiliki penyanyi rap Jay Z seharga US$56 juta.

Tidal dirancang untuk bersaing dengan <link type="page"><caption> Spotify</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/05/140523_iptek_spotify_capai_10juta" platform="highweb"/></link> dan layanan musik dan video berbayar lainnya, termasuk dari Apple dan Youtube, dengan menawarkan musik eksklusif dari penyanyi tersohor. Musik-musik berbayar itu mencakup sesi latihan di studio dan <italic>demo track</italic>.

Penyanyi rap Jay Z membeli Tidal seharga US$56 juta.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Penyanyi rap Jay Z membeli Tidal seharga US$56 juta.

Adapun iuran langganan standar Tidal dipatok senilai US$9,99 per bulan. Terdapat pula iuran seharga US$19,99 per bulan untuk para pelanggan yang menginginkan kualitas suara lebih prima.

Penyanyi Alicia Keys yang tampil di panggung guna mewakili para penyanyi lainnya di panggung menyatakan Tidal dapat mengubah sejarah musik.

“Ini adalah layanan musik dan hiburan global pertama yang dimiliki musisi. Kami datang ke hadapan Anda pada 30 maret 2015 dengan satu suara dan dengan harapan hari ini menjadi momen yang mengubah arah sejarah musik,” kata Keys.

Sampai saat ini, Tidal menawarkan tak kurang 25 juta tembang yang bisa diunduh. Jumlah itu masih jauh di bawah para pesaingnya, seperti Spotify.