Inggris danai cagar maritim Pulau Pitcairn

Sumber gambar, AP
Cagar maritim terbesar di dunia akan dibangun di sekitar Pulau Pitcairn, sebuah pulau terpencil di Pasifik Selatan yang masuk dalam wilayah kedaulatan Inggris Raya.
Luas cagar ini sekitar 834.000 kilometer persegi atau lebih luas daripada negara bagian Texas, Amerika Serikat.
Saat ini pulau tersebut dihuni oleh sekitar 50 orang, dan terdapat sekitar 1.249 spesies ikan, burung, serta berbagai mamalia laut.
Pulau yang berjarak sekitar 4.500 kilometer dari Selandia Baru ini akan diawasi oleh satelit untuk mengamati pergerakan kapal di kawasan itu, guna menghalangi penangkapan ikan secara ilegal.
Sekalipun penangkapan ikan besar-besaran tidak terjadi di sana, dikuatirkan kawasan tersebut tetap bisa terkena dampaknya.
Selama ini dua lembaga -The Pew Charitable Trust dan National Geographic Society- telah bekerja di kawasan itu dan melakukan berbagai penelitian dalam rangka penyelamatan kehidupan laut di sana.
Status khusus Pitcairn
Mereka menyambut baik keputusan yang dinyatakan Rabu (18/03) oleh Menteri Keuangan Inggris, George Osborne, tersebut.
Penjelajah NatGeo sekaligus presenter TV, Paul Rose, menyatakan kepada Jonathan Amos dari BBC, "Kepemimpinan maritim seperti ini amat tepat. Kebijakan ini akan melindungi lautan kita yang masih murni, sekaligus memberi contoh kepada dunia, memberi harapan dan menjadi penyemangat bagi generasi masa depan."
Pulau Pitcairn termasuk satu di antara empat pulau yang termasuk dalam British Overseas Territory, bersama dengan Pulau Henderson, Oeno, dan Ducie.
Perairan di wilayah Pitcairn mendapat status khusus karena kejernihannya. Banyaknya spesies yang hidup di sini cukup mengagumkan, seperti terumbu karang keras dan lunak.
Setidaknya ada dua spesies makhluk laut yang hanya ditemukan di perairan ini, dan tidak di tempat lain di bumi, yaitu squirrelfish dan ikan kupu-kupu bertulangpunggung jamak.









