Banjir global akan meningkat drastis pada 2030

Sumber gambar, AFP
Menurut sebuah organisasi analis sumberdaya, World Resources Institute (WRI), peningkatan ini disebabkan oleh perubahan iklim dan pertambahan populasi dunia.
Dalam tabel risiko banjir global yang baru mereka keluarkan, lima belas negara terkena pengaruh paling besar, dengan India berada di urutan pertama, dengan rata-rata jumlah korban banjir tahunan secara nasional bisa mencapai sekitar 4,8 juta jiwa.
Indonesia berada di urutan keenam dalam daftar ini, dengan jumlah rata-rata sebanyak 635 ribu jiwa per tahun.
Menurut WRI, analisa yang baru mereka edarkan ini merupakan sebuah analisa pertama tentang risiko aliran banjir di seluruh dunia saat ini.
Analisa ini memperlihatkan 21 juta orang setiap tahunnya terkena dampak banjir, dengan kerugian diperkirakan 65 juta poundsterling atau 1.293 trilyun rupiah.
Berdasarkan penghitungan yang baru, dalam 15 tahun mendatang, jumlah ini akan meningkat jadi 50 juta orang terpapar risiko banjir, dengan potensi kerugian sekitar 340 juta poundsterling atau sekitar 6.768 trilyun rupiah.






