Situs Malaysia Airlines diretas

Sumber gambar, Reuters
Peretas yang menyatakan diri dari kelompok Lizard Squad - Official Cyber Caliphate atau "Satuan Kadal - Khalifah Internet Resmi" menyerang situs internet maskapai penerbbangan Malaysia Airlines.
Halaman di situs maskapai nasional itu memperlihatkan foto kadal bertopi dan jas tuxedo.
Malaysia Airlines memastikan situsnya diserang tetapi menyatakan pemesanan dan data pelanggan tidak terpengaruh.
Maskapai ini masih menghadapi dua bencana; <link type="page"><caption> hilangnya MH370, yang sampai saat ini belum ditemukan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141031_world_tuntutan_mh370" platform="highweb"/></link> dan <link type="page"><caption> penembakan MH17</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/12/141209_galeri_mh17" platform="highweb"/></link>.
Hari Senin (26/01) pagi, halaman utama situs digantikan kata-kata "404 - Pesawat Tidak Ditemukan" dan "Diretas Satuan Kadal".
"Halaman 404 tidak ditemukan" adalah pesan kesalahan yang umumnya muncul ketika situs tidak bisa dimasuki.
Pada mulanya ada juga kata-kata "ISIS akan menang" muncul di alat pencari halaman, tetapi kemudian hal ini menghilang.
Masih belum jelas mengapa Malaysia Airlines menjadi sasaran serangan internet atau hubungan peretasan dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.
Satuan Kadal menyatakan pada Twitter bahwa mereka akan menyebarkan data dari Malaysia Airlines, tetapi tidak merinci informasi yang kemungkinan mereka dapatkan.









