Airbus A350 terbang perdana dari Qatar ke Jerman

Sumber gambar, EPA
Pesawat paling baru di dunia, Airbus A350, telah merampungkan penerbangan perdana dari Doha ke Frankfurt di Jerman, Kamis (15/01).
Pesawat A350 yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan nasional Qatar, Qatar Airways, dibuat dari bahan ringan komposit dan bahan-bahan lain untuk membuatnya hemat energi.
Produksi Airbus itu adalah saingan pesawat <link type="page"><caption> Boeing 787 Dreamliner</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/03/130315_iptek_boeing787" platform="highweb"/></link>, produksi Amerika Serikat, yang juga terbuat dari bahan yang sama.
Dreamliner hingga kini masih dianggap populer sejak mengudara pertama kali tahun 2009, meski harus didaratkan lagi karena ada masalah baterai yang bisa mengganggu keamanan pesawat.
Konsorsium Eropa yang membuat Airbus A350 menghindari penggunaan baterai lithium-ion di pesawat, setelah masalah teknologi baterai tersebut menyebabkan Dreamliner didaratkan selama tiga bulan setelah diluncurkan.
Pesawat berbadan lebar yang dioperasikan Qatar Airways memiliki kapasitas 36 penumpang di kelas bisnis dan 247 penumpang ekonomi.
"Saya ingin memamerkan pesawat saya kepada maskapai-maskapai yang keberatan akan masuknya Qatar Airways ke pasar ini," kata pimpinan Qatar Airways, Akbar Al Baker ketika menjawab pertanyaan mengapa pihaknya memilih Frankfurt sebagai destinasi pertama A350.
Qatar sejauh ini telah memesan 80 pesawat A350.









