Video game 'harus mendapat' status produk budaya

Sumber gambar, AFP
Video game seharusnya dikategorikan sebagai produk budaya yang sejajar dengan TV, film dan animasi, kata para pengembang video game di Inggris.
Badan industri permainan video di Inggris, TIGA, mengatakan kepada Newsbeat BBC bahwa penyetaraan ini akan memberikan video game "penghargaan yang patut mereka dapatkan" serta akan mendorong makin berkembangnya perusahaan-perusahaan vdeo game berbasis di Inggris.
Saat ini menurut undang-undang Uni Eropa, video game diklasifikasikan sebagai perangkat lunak.
Para pengembangan video game mengatakan perubahan ini akan memungkinkan Inggris dan negara lainnya mendukung industri tersebut dan menciptakan lapangan kerja.

Sumber gambar, EPA
"Mengakui video game sebagai produk budaya akan menghapus pembatasan yang saat ini dengan tidak adil menghalangi pemerintah negara-negara anggota Uni Eropa untuk mendukung sektor video game," kata Dr Richard Wilson, Ketua Eksekutif TIGA.
Wilson mengatakan video game harus dipandang sebagai "sebuah bentuk seni, industri berketerampilan tinggi, dan sebagai daya pendorong untuk kemajuan ekonomi dan sosial".
Industri video game kini bernilai $93 miliar di seluruh dunia, dibandingkan $15 miliar untuk industri musik dan $88,3 miliar untuk indutri film, menurut TIGA.





