Mahasiswa Meksiko mogok kuliah

Protes mahasiswa Meksiko

Sumber gambar, AFP Getty

Keterangan gambar, Sanak keluarga dan rekan-rekan mahasiswa yang hilang juga mendatangi gedung Kejaksaan Agung.

Mahasiswa di seluruh pelosok Meksiko mulai mengadakan mogok kuliah guna menuntut pihak berwenang mengambil tindakan lanjutan terkait hilangnya 43 mahasiswa di kota Iguala.

Keempat puluh tiga mahasiswa itu telah hilang sejak akhir September dan hingga kini belum diketahui jejak mereka.

Mogok kuliah mahasiswa disertai dengan serangkaian demonstrasi Rabu (05/11). Sebagian besar aksi berpusat di ibu kota Meksiko, termasuk pawai dan orasi-orasi.

Di sejumlah perguruan tinggi, mogok kuliah direncanakan akan berlangsung selama tiga hari.

Sehari sebelumnya, walikota Iguala dan istrinya ditangkap di ibu kota. Mereka melarikan diri dari Iguala setelah dituduh memerintahkan penculikan 43 mahasiswa.

Para anggota keluarga mahasiswa yang hilang, lapor wartawan BBC di Meksiko, begitu tidak mempercayai pihak berwenang di tingkat pusat sehingga mereka sendiri berangkat ke ibu kota untuk membuktikan bahwa <link type="page"><caption> walikota sudah ditangkap</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141023_meksiko_mahasiswa" platform="highweb"/></link>. Namun usaha mereka gagal.

Warga Iguala juga menggelar renungan di Lapangan Zocalo selama 43 jam.

"Kami berada di sini selama 43 jam yang menyimbolkan 43 anak muda yang hilang sebagai aksi solidaritas. Kami pikir pihak berwenang tidak mengindahkan apa yang terjadi," kata seorang penduduk Iguala, Rosa Margarita.