Potret Diri Leonardo memiliki kekuatan mistik?

Begitu berharganya, hingga ada Dekrit yang menetapkann karya ini tak boleh dipindahkan.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Begitu berharganya, hingga ada Dekrit yang menetapkann karya ini tak boleh dipindahkan.

Potret Diri Leonardo, salah satu lukisan potret diri paling terkenal sejagat, sempat disembunyikan dari Hitler karena dipercaya bisa memberi kekuatan mistik.

Karya itu, akan dipamerkan dalam suatu kesempatan langka di Torino, Italia, bersama sejumlah karya Leonardo da Vinci lainnya dalam tajuk "Leonardo, dan Harta Karun Raja".

Di Torino terdapat kepercayaan, bahwa karya dengan media kapur merah itu begitu intensnya, sehingga bisa memberikan kekuatan khusus kepada yang menatapnya dengan saksama.

Banyak yang menyebutkan, karya berusia lima abad dan sudah sangat rentan itu disembunyikan dari Hitler dengan memindahkannya dari Torino ke Roma semasa Perang Dunia II, bukan karena nilai ekonominya, melainkan karena kepercayaan pada daya mistiknya: jangan sampai Hitler memperoleh kekuatan mistik dari lukisan itu.

Apa pun alasannya, Potret diri itu merupakan karya satu-satunya dari ratusan karya seni dan naskah yang tak ternilai harganya yang dipindahkan dari Biblioteca Reale di Torino saat itu.

Direktur Biblioteca Reale di Torino yang sekarang, Giovanni Saccani, mengatakan, bahkan di mana persisnya waktu itu Potret Diri da Vinci yang satu ini disembunyikan, tiada yang tahu.

"Untuk mencegah agar Nazi tidak mengambilnya, saat itu dilancarkan suatu operasi inteljen yang memindahkannya ke suatu tempat yang tak diketahui di Roma," katanya.

Namun justru karena itulah, dalam kondisi sulit seperti itu, lukisan itu tak mendapatkan perawatan yang semestinya, selain karena zaman itu teknik dan pengetahuan tentang pemeliharaan karya seni belum terlalu umum dan maju.

Benarkah itu Potret Diri da Vinci?

Dilukis sekitar tahun 1515, banyak ahli percaya bahwa lukisan ini lebih terkait dengan gaya Leonardo da Vinci tahun 1490-an, namun subjek lukisan itu adalah seorang lelaki tua.

James Hall, penulis The Self Portrait: a Cultural History, tidak yakin bahwa lelaki tua itu adalah da Vinci sendiri.

"Leonardo da Vinci tak terlalu suka dengan gagasan bahwa suatu karya seni harus merupakan gambaran dari senimannya. Ia justru ingin agar karya seni itu menggambarkan gagasan tertentu," katanya.

Memancarkan kekuatan mistik?
Keterangan gambar, Memancarkan kekuatan mistik?

Dan sejauh ini tak ada "potret diri" lain dari da Vinci yang bisa mengukuhkan hal itu.

Liz Rideal, penulis dua buku tentang potret diri dan dosen di dua akademi seni rupa, mengaku tidak keberatan untuk menganggap karya itu sebagai potret diri Leonardo da Vinci. Katanya, kebanyakan orang ingin memperlakukannya benar-benar sebagai potret diri, "karena dia memiliki suatu status manusia super... Kita terkagum-kagum oleh seorang genius, dan karenanya, jika ini merupakan potret diri dari si genius itu, kita ingin tahu seperti apa si genius itu."

Namun direktur Biblioteca Reale, Giovanni Saccani tak punya keragiuan sedikit pun: "Itu potret diri dia... Daya ekspresif wajah di lukisan ini sudah pasti berhubungan dengan emosi dan kemampuan yang hanya bisa dimiliki Leonardo da Vinci sendiri."

"Anti-segalanya"

Potret Diri Leonardo dianggap begitu berharganya sampai-sampai ada dekrit pemerintah yang menetapkannya tidak boleh dipindahkan, hanya bisa dipindahkan jika ada izin kementerian.

Lukisan berusia setengah abad di atas kertas biasa dengan kapur merah, tentu sangat rentan. Situasi perang dunia ke-II, saat karya ini disembunyikan, membuat perawatannya lebih tak terperhatikan lagi.

Sejak 1998, Potret Diri Leonardo disimpan di ruang bawah tanah yang dibuat khusus, dengan suhu dijaga pada 20 derajat celcius, kelembapan 55% dan cahaya khusus dengan serat optik -- tak boleh ada cahaya alamiah yang boleh masuk ke ruangan. Kaca penyimpanan terbuat dari bahan khusus yang digambarkan sebagai "anti-segalanya" dan seluruh ruangan dilengkapi alarm dan kamera keamanan.