Bank sperma Inggris dibuka di Birmingham

Sebagian besar pasokan donor sperma di Inggris didapat dari Denmark dan Amerika Serikat.

Sumber gambar, SPL

Keterangan gambar, Sebagian besar pasokan donor sperma di Inggris didapat dari Denmark dan Amerika Serikat.

Sebuah bank nasional sperma yang bertugas mengatasi kekurangan donor sperma mulai aktif bekerja di Birmingham, Inggris.

Dengan dana sebesar £77.000 dari Departemen Kesehatan, <link type="page"><caption> bank tersebut</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/08/140803_bank_sperma" platform="highweb"/></link> akan mulai mencari <link type="page"><caption> pendonor sperma</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/06/140628_ipetk_sperma_inggris" platform="highweb"/></link> dari berbagai ras.

Bank sperma itu akan dikelola oleh National Gamete Donation Trust dan Rumah Sakit Perempuan Birmingham.

Data pemerintah Inggris menunjukkan jumlah pendonor sperma mulai meningkat sejak 2004. Namun, peningkatan permintaan lebih drastis.

Problem ini diperparah oleh kurangnya variasi pendonor.

Pasokan sperma di klinik-klinik kesuburan utamanya disuplai dari pendonor kulit putih dari <link type="page"><caption> Denmark</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2011/05/110520_danishsperm" platform="highweb"/></link> dan Amerika Serikat.

Imbasnya, pasangan non-kulit putih yang kesulitan mendapatkan keturunan mengalami kesukaran saat mencari pendonor sperma yang sesuai dengan ras mereka.

“Ide untuk mencari pendonor sperma ialah hal yang sangat positif dan para pria yang mendonorkan spermanya sagat spesial. Mereka membantu membangun keluarga,” kata Dr Sue Avery, direktur Rumah Sakit Perempuan Birmingham.