Gusi orang Romawi lebih baik dibandingkan masyarakat masa kini

Sumber gambar, SPL
Masyarakat Inggris pada zaman Romawi memiliki gusi yang lebih sehat dibandingkan masyarakat masa kini, ungkap tim yang meneliti kedokteran gigi arkeologi.
Sebuah tim di King's College London dan Natural History Museum menemukan hanya 5% orang dewasa zaman Romawi menderita penyakit gusi, di saat tentunya belum ada sikat gigi.
Kelompok peneliti menganalisis 303 tengkorak yang diambil di pemakaman di Poundbury, di Dorset.
Kerangka-kerangka tersebut sebagian besar berasal dari orang yang meninggal di usia 40-an, antara tahun 200 dan 400 Masehi.
Prof Francis Hughes, dari lembaga gigi di King College London, mengatakan kepada BBC: "Jumlah penyakit gusi akut saat ini sekitar sepertiga dari penduduk."
Dia mengatakan temuan yang dipublikasikan dalam British Dental Journal ini adalah bukti bahwa kesehatan gusi memerlukan lebih dari sekedar menyikat dua kali sehari.
Merokok dan diabetes tipe 2 diduga sebagai penyebab satu dari tiga orang penderita masalah gusi dewasa ini.
Penyakit gusi dimulai dengan peradangan dan sedikit pendarahan.
Namun selanjutnya bisa menjadi lebih parah dan merusak tulang dan jaringan jauh di dalam gusi.
Ini berarti ada jejak penyakit gusi yang parah yang tersisa di gigi tulang dan rahang, lama setelah gusi membusuk.









